Puluhan Dokter PPDS UNS Positif COVID-19, 15 Dari Solo
Minggu, 12 Juli 2020 - 18:13 WIB
(Baca juga: Lagi, Tenaga Kesehatan di Gunungkidul Positif COVID-19 )
Pemkot Solo, tetap tidak mengizinkan sekolah masuk. Sehingga proses pembelajaran tetap dilakukan secara daring. "Hajatan di rumah juga tidak boleh," tegasnya. Hajatan hanya diizinkan di tempat umum, seperti hotel atau gedung pertemuan dengan penerapan protokol kesehatan COVID-19 yang ketat.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo, Siti Wahyuningsih mengungkapkan, tiga masyarakat umum yang terkonfirmasi positif COVID-19 berasal Mojosongo, Jebres, dan Banyuanyar. Namun mereka tidak ada kaitannya dengan pasien positif Covid-19 yang telah terdata sebelumnya. "Mereka adalah PDP (pasien dalam pengawasan) yang naik kelas menjadi positif," beber Siti Wahyuningsih.
Pemkot Solo, tetap tidak mengizinkan sekolah masuk. Sehingga proses pembelajaran tetap dilakukan secara daring. "Hajatan di rumah juga tidak boleh," tegasnya. Hajatan hanya diizinkan di tempat umum, seperti hotel atau gedung pertemuan dengan penerapan protokol kesehatan COVID-19 yang ketat.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo, Siti Wahyuningsih mengungkapkan, tiga masyarakat umum yang terkonfirmasi positif COVID-19 berasal Mojosongo, Jebres, dan Banyuanyar. Namun mereka tidak ada kaitannya dengan pasien positif Covid-19 yang telah terdata sebelumnya. "Mereka adalah PDP (pasien dalam pengawasan) yang naik kelas menjadi positif," beber Siti Wahyuningsih.
(eyt)
Lihat Juga :