Penjabat Bupati dan Ketua TP-PKK Halmahera Tengah Resmi Dilantik
Jum'at, 30 Desember 2022 - 14:33 WIB
“Masa jabatan Bupati Halmahera Tengah adalah 1 (satu) tahun, tentu bukanlah waktu yang singkat. Ada banyak tantangan yang akan saudara hadapi, di tengah kondisi daerah saat ini,” kata Gubernur Abdul Gani.
Gubernur Abdul Gani berpesan kepada Bupati Halmahera Tengah, tantangan-tantangan khususnya dalam wilayah kerja Halmahera Tengah harus diminimalisir guna meningkatkan taraf hidup masyarakat Halmahera Tengah yang santun dan layak, 1 tahun menjabat permasalahan baik internal maupun eksternal merupakan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan,” tegas Gubernur Maluku Utara.
Orang nomor wahid di Provinsi Maluku Utara ini mengatakan, permasalahan internal yang akan diakomodasi dalam rentang kerja 1 satu tahun oleh Bupati Halteng antara lain pengelolaan sumber daya alam, rendahnya kemampuan fiskal, minimnya kebermanfaatan infrastruktur publik, rendahnya disiplin dan etos kerja ASN serta adanya tumpang tindih kewenangan.
Sedangkan permasalahan eksternal, lanjut AGK (sapaan akrab Gubernur), antara lain, kondisi pasca Covid-19, kenaikan harga BBM, kenaikan bahan pangan dan rendahnya daya beli masyarakat. Poin utama dari masalah eksternal ini dikemas dalam peningkatan persentase kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Halmahera Tengah.
Gubernur berharap, penjabat buapti yang baru dilantik mencari solusi sebagai bentuk rasa tanggung jawab dengan membangun hubungan yang harmonis, kolaboratif serta efisiensi dengan DPRD, pimpinan OPD dan sektor swasta guna menyelesaikan permasalahan internal dan eksternal dalam lingkup kerja Kabupaten Halmahera Tengah.
Gubernur Abdul Gani berpesan kepada Bupati Halmahera Tengah, tantangan-tantangan khususnya dalam wilayah kerja Halmahera Tengah harus diminimalisir guna meningkatkan taraf hidup masyarakat Halmahera Tengah yang santun dan layak, 1 tahun menjabat permasalahan baik internal maupun eksternal merupakan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan,” tegas Gubernur Maluku Utara.
Orang nomor wahid di Provinsi Maluku Utara ini mengatakan, permasalahan internal yang akan diakomodasi dalam rentang kerja 1 satu tahun oleh Bupati Halteng antara lain pengelolaan sumber daya alam, rendahnya kemampuan fiskal, minimnya kebermanfaatan infrastruktur publik, rendahnya disiplin dan etos kerja ASN serta adanya tumpang tindih kewenangan.
Sedangkan permasalahan eksternal, lanjut AGK (sapaan akrab Gubernur), antara lain, kondisi pasca Covid-19, kenaikan harga BBM, kenaikan bahan pangan dan rendahnya daya beli masyarakat. Poin utama dari masalah eksternal ini dikemas dalam peningkatan persentase kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Halmahera Tengah.
Gubernur berharap, penjabat buapti yang baru dilantik mencari solusi sebagai bentuk rasa tanggung jawab dengan membangun hubungan yang harmonis, kolaboratif serta efisiensi dengan DPRD, pimpinan OPD dan sektor swasta guna menyelesaikan permasalahan internal dan eksternal dalam lingkup kerja Kabupaten Halmahera Tengah.
Lihat Juga :