Mengenal Asal Usul Daerah Rawalumbu Bekasi
Rabu, 28 Desember 2022 - 14:13 WIB
Dilansir dari akun instagram @kotabekasikeren, pada mulanya daerah ini terkenal dengan sebutan daerah atau kampung Rawaroko. Banyak perantau yang beranggapan bahwa kampung ini memiliki banyak penduduk yang merokok.
Selain itu, sebutan nama rawaroko juga didasari dengan ditemukannya tanaman jenis tembakau yang ada disekitar wilayah rawa.
Tanaman tembakau tersebut dahulu kala digunakan sebagai bahan bakar untuk membuat batangan rokok. Namun berbeda dengan sekarang, tanaman tersebut sudah jarang terlihat oleh masyarakat penduduk sekitar.
Dengan kurangnya tumbuhan jenis tembakau yang ada di rawa tersebut, maka sebutan rawaroko sudah berkurang dan masyarakat kebanyakan sudah kembali mengenalnya dengan sebutan rawalumbu.
Daerah rawa ini sebelum ada banyak penduduk adalah wilayah yang kosong dan dulunya terdapat Kerajaan Pakwan-Padjajaran. Wilayah ini adalah wilayah dengan jatuhan air terbanyak, sehingga dulunya sering mengalami banjir bandang.
Oleh karena itu pada masa penjajahan Belanda pemerintah VOC membangun sebuah benteng di muara sungai bekasi dan sekaligus dijadikan lalu lintas oleh pihak kolonial Belanda.
Selain itu, sebutan nama rawaroko juga didasari dengan ditemukannya tanaman jenis tembakau yang ada disekitar wilayah rawa.
Tanaman tembakau tersebut dahulu kala digunakan sebagai bahan bakar untuk membuat batangan rokok. Namun berbeda dengan sekarang, tanaman tersebut sudah jarang terlihat oleh masyarakat penduduk sekitar.
Dengan kurangnya tumbuhan jenis tembakau yang ada di rawa tersebut, maka sebutan rawaroko sudah berkurang dan masyarakat kebanyakan sudah kembali mengenalnya dengan sebutan rawalumbu.
Daerah rawa ini sebelum ada banyak penduduk adalah wilayah yang kosong dan dulunya terdapat Kerajaan Pakwan-Padjajaran. Wilayah ini adalah wilayah dengan jatuhan air terbanyak, sehingga dulunya sering mengalami banjir bandang.
Oleh karena itu pada masa penjajahan Belanda pemerintah VOC membangun sebuah benteng di muara sungai bekasi dan sekaligus dijadikan lalu lintas oleh pihak kolonial Belanda.
Lihat Juga :