Selidiki Kematian Editor Metro TV, Polisi Terjunkan Anjing Pelacak

Sabtu, 11 Juli 2020 - 16:33 WIB
"Jadi baunya sudah tipis. Kalau TKP masih murni masih bisa dilacak dengan anjing. Jadi memang baunya sudah tipis. Jadi anjing juga bekerja walaupun kurang maksimal," jelasnya. (Baca juga; Firasat Adik sebelum Editor Metro TV Meninggal: Sering Ngaji dan Rajin Salat )

Sebelumnya, tiga orang anak yang tengah bermain layangan menemukan jasad Yodi tergeletak di pinggir Tol Jorr, Pesanggrahan, Jalan Ulu Jami, Jakarta Selatan. Saat ditemukan, terdapat luka tusukan pada bagian tubuh editor Metro TV itu.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Irwan Susanto mengatakan, di lokasi kejadian polisi juga menemukan pisau dan masih mendalami temuan tersebut. :Yang kami temukan di TKP baju lengkap, HP kemudian ditemukan luka-luka pada korban dan sebilah pisau,” ujarnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!