Ditinggal Ronda, Istri Palah Kuda-kudaan di Kamar dengan Dukuh Desa
Jum'at, 10 Juli 2020 - 14:17 WIB
Oknum Dukuh di Desa Tamanmartani, Kalasan, Sleman, tertangkap basah berselingkuh dengan istri warganya sendiri, Rabu (8/7). Foto/Priyo Setyawan
SLEMAN - DP (50), oknum Dukuh di Desa Tamanmartani, Kalasan, Sleman, tertangkap basah berselingkuh dengan Ar (40) istri warganya sendiri, Rabu (8/7/2020) pukul 01.00 WIB. Perbuatan itu dilakukan di rumah Ar, saat suaminya sedang ronda malam. Atas tindakannya tersebut, warga menuntut Dukuh itu mundur dari jabatannya.
Berdasarkan informasi, terungkapnya kasus ini berawal saat suami Ar, pada malam itu mendapar giliran ronda. Setelah Ar pergi ronda, dukuh tersebut dengan sembunyi-sembunyi mendatangi rumah Ar.
Namun, gerak-geriknya sudah diamati oleh warga. Sebab, warga sudah lama curiga adanya perselingkuhan tersebut. Hanya saja belum memiliki bukti kuat. (Baca juga: Parah, Oknum Polisi Ini Ditangkap karena Edarkan Sabu 2,9 Kilogram )
Setelah memastikan dukuh mereka di dalam rumah Ar, warga kemudian memberitahukan kepada suami Ar dan selanjutnya mendatangi rumah itu. Saat itu, istri Ar dan dukuh sedang berada di kamar. Kaget suami Ar datang bersama warga, Dukuh tersebut sembunyi di bawa tempat tidur, tetapi tetap diketahui oleh warga. Ar dan dukuh itu pun mengakui perbuatannya.
Berdasarkan informasi, terungkapnya kasus ini berawal saat suami Ar, pada malam itu mendapar giliran ronda. Setelah Ar pergi ronda, dukuh tersebut dengan sembunyi-sembunyi mendatangi rumah Ar.
Namun, gerak-geriknya sudah diamati oleh warga. Sebab, warga sudah lama curiga adanya perselingkuhan tersebut. Hanya saja belum memiliki bukti kuat. (Baca juga: Parah, Oknum Polisi Ini Ditangkap karena Edarkan Sabu 2,9 Kilogram )
Setelah memastikan dukuh mereka di dalam rumah Ar, warga kemudian memberitahukan kepada suami Ar dan selanjutnya mendatangi rumah itu. Saat itu, istri Ar dan dukuh sedang berada di kamar. Kaget suami Ar datang bersama warga, Dukuh tersebut sembunyi di bawa tempat tidur, tetapi tetap diketahui oleh warga. Ar dan dukuh itu pun mengakui perbuatannya.
Lihat Juga :