Gempa Dahsyat Guncang Barat Daya Garut, Badan Geologi Sebut Ada Pelapukan

Sabtu, 03 Desember 2022 - 21:35 WIB
Wilayah ini secara umum tersusun oleh endapan kuarter berupa aluvial pantai, aluvial sungai, batuan rombakan gunung api muda (breksi gunung api, lava, tuff) dan batuan berumur tersier berupa batuan sedimen dan batuan rombakan gunung api.

"Sebagian batuan berumur tersier, dan batuan rombakan gunung api muda, kondisinya telah mengalami pelapukan," ungkap Kepala PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM, Hendra Gunawan.

Endapan kuarter dan batuan yang telah mengalami pelapukan tersebut, lanjutnya, pada umumnya bersifat lunak, lepas, belum kompak (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan gempa bumi.

Baca juga: Truk vs Motor di Natar Lampung Selatan, 2 ASN Tewas

Selain itu, pada morfologi perbukitan bergelombang hingga terjal yang tersusun oleh batuan yang telah mengalami pelapukan berpotensi terjadi gerakan tanah yang dapat dipicu oleh guncangan gempa bumi kuat dan curah hujan tinggi.

"Berdasarkan posisi lokasi pusat gempa bumi dan kedalaman, maka kejadian gempa bumi ini diakibatkan oleh aktivitas penunjaman atau subduksi, atau dapat disebut juga gempa bumi intraslab," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!