Ini Jurus Polda Metro Jaya Cegah Kejahatan Remaja di Jalanan

Rabu, 30 November 2022 - 13:10 WIB
Fadil menekankan tidak selamanya kegiatan berkelompok itu memiliki citra negatif. Tetapi jika sudah menyimpang, maka akan berdampak negatif. Dalam mencari jati diri, remaja perlu bimbingan keluarga, guru, sekolah, institusi non formal seperti karang taruna, lembaga keagamaan pengajian. Langkah ini dinilai ampuh untuk mencegah kenakalan remaja di jalanan.

“Dipidanakan juga enggak menyelesaikan masalah. Kuncinya di pembinaan, pencegahan, ketahanan keluarga. Ketahanan keluarga, sekolah, lingkungan supaya semua saling bekerja, mengingatkan,” tandasnya. Baca juga: Kukuhkan Tim Anti Tawuran di Manggarai, Fadil Imran: Tangani secara Humanis dan Kasih Sayang



Mantan Kapolda Jawa Timur itu menilai lemahnya pengawasan ini umumnya karena banyak anak yang menghabiskan waktu untuk nongkrong seusai pulang dari sekolah. Berkumpul hingga dini hari. Ironisnya lagi, orang tua tidak mencari jika anak telat atau tidak pulang ke rumah.

“Mereka nongkrong sampai malam, jam 2 subuh. Makanya banyak kami bubarkan. Paling banyak itu daerah pinggiran. Bogor, Tangerang. Di Polda Metro, kita sudah buat semua kapolsek wajib mengidentifikasi kelompok-kelompok remaja yang membentuk sebuah geng,” ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!