BPPTKG Ungkap Gunung Merapi Mengalami Penggembungan
Kamis, 09 Juli 2020 - 14:15 WIB
Gunung Merapi mengalami dua kali erupsi dengan ketinggian kolom letusan mencapai 6 km di atas puncak, Minggu (21/6/2020). Foto/Twitter @BPPTKG
SLEMAN - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi ( BPPTKG ) Yogyakarta melaporkan saat ini terjadi penggembungan Gunung Merapi . Setiap hari rata-rata ada penggembungan 0,5 cm.
Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida mengatakan, dari pengamatan electronic distance measurement (EDM) telah terjadi penggembugan dan pemendekan jarak tubuh gunung Merapi 0,5 sentimeter per hari arah Babadan, Magelang sejak erupsi 21 Juni 2020. Namun untuk perkembangannya masih melihat kondisi. (Baca juga: Gunung Merapi 2 Kali Meletus, Ketinggian Kolom Capai 6.000 Meter)
"Magma semakin ke atas, ada aktivitas dari dalam bumi. Sebelum erupsi kemarin, tidak ada itu (penggembungan), kemarin masih dominan gas. Kemungkinan ini sudah ada magma di permukaan," paparnya dalam rapat koordinasi kesiapsiagaan penanganan bencana Gunung Merapi di Pemkab Sleman, Kamis (9/7/2020). (Baca juga: Terus Bergolak, Inilah Penampakan Abu Panas Gunung Merapi)
Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB), Lilik Kurniawan mengatakan, perlu koordinasi untuk memastikan kesiapsiagaan jika terjadi darurat bencana, baik yang menyangkut sarana dan prasarana dan hal teknis lainnya. "Intinya kami di BNPB sangat konsen terkait dengan penanganan bencana, keselamatan masyarakat prioritas, kita mau semua masyarakat selamat," katanya.
Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida mengatakan, dari pengamatan electronic distance measurement (EDM) telah terjadi penggembugan dan pemendekan jarak tubuh gunung Merapi 0,5 sentimeter per hari arah Babadan, Magelang sejak erupsi 21 Juni 2020. Namun untuk perkembangannya masih melihat kondisi. (Baca juga: Gunung Merapi 2 Kali Meletus, Ketinggian Kolom Capai 6.000 Meter)
"Magma semakin ke atas, ada aktivitas dari dalam bumi. Sebelum erupsi kemarin, tidak ada itu (penggembungan), kemarin masih dominan gas. Kemungkinan ini sudah ada magma di permukaan," paparnya dalam rapat koordinasi kesiapsiagaan penanganan bencana Gunung Merapi di Pemkab Sleman, Kamis (9/7/2020). (Baca juga: Terus Bergolak, Inilah Penampakan Abu Panas Gunung Merapi)
Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB), Lilik Kurniawan mengatakan, perlu koordinasi untuk memastikan kesiapsiagaan jika terjadi darurat bencana, baik yang menyangkut sarana dan prasarana dan hal teknis lainnya. "Intinya kami di BNPB sangat konsen terkait dengan penanganan bencana, keselamatan masyarakat prioritas, kita mau semua masyarakat selamat," katanya.
Lihat Juga :