Luluskan 201 Apoteker, Rektor Unjani Sebut Tantangan Makin Terbuka
Kamis, 09 Juli 2020 - 10:45 WIB
Menurut dia, para lulusan apoteker harus paham adanya krisis integritas dalam konteks persaingan profesi. Dimana persaingan akan semakin terbuka dan menjadi tantangan sesungguhnya di masa depan.
"Dengan pola pikir yang unggul, kita akan dapat bertahan dan mengembangkan karier sebagai apoteker dengan penuh inovasi serta kemampuan untuk beradaptasi menghadapi perubahan lingkungan yang dinamis," tegasnya.
Diketahui, Program Studi Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi, Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani) meluluskan dan mengambil sumpah 201 orang yang berasal dari 22 provinsi di Indonesia.
Dari 201 lulusan tersebut terdapat 34 lulus dengan predikat pujian. Mereka diambil sumpah dan janji Apoteker secara online, Rabu (8/7/2020).
Dekan Fakultas Farmasi Unjani Afifah B Sutjiatmo mengatakan, mereka terdiri dari 158 orang perempuan dan 43 laki-laki yang berasal dari 22 provinsi.
"Dengan pola pikir yang unggul, kita akan dapat bertahan dan mengembangkan karier sebagai apoteker dengan penuh inovasi serta kemampuan untuk beradaptasi menghadapi perubahan lingkungan yang dinamis," tegasnya.
Diketahui, Program Studi Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi, Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani) meluluskan dan mengambil sumpah 201 orang yang berasal dari 22 provinsi di Indonesia.
Dari 201 lulusan tersebut terdapat 34 lulus dengan predikat pujian. Mereka diambil sumpah dan janji Apoteker secara online, Rabu (8/7/2020).
Dekan Fakultas Farmasi Unjani Afifah B Sutjiatmo mengatakan, mereka terdiri dari 158 orang perempuan dan 43 laki-laki yang berasal dari 22 provinsi.
Lihat Juga :