Perbedaan BRT dan Non-BRT yang Harus Diketahui Penumpang Transjakarta
Selasa, 22 November 2022 - 17:46 WIB
Kecepatan transit yang dimiliki BRT rata-rata 19-48 km/jam sesuai pengemudi yang mengoperasikan bus tersebut. Fitur utama yang dimiliki BRT adalah jalur khusus di mana jalur tersebut bebas dari mobil pribadi. Hal ini membuat bus dioperasikan dengan kualitas tinggi.
Sementara, Non-BRT merupakan layanan Transjakarta yang melayani penumpangnya di jalur umum. Hal tersebut bertujuan agar menjangkau masyarakat agar lebih banyak menggunakan transportasi publik.
2. Jangkauan
Transjakarta yang merupakan jejaring BRT terbesar di dunia memiliki panjang koridor 2.309 km yang menghubungkan sejumlah titik di Jakarta. Kelebihan yang dimiliki BRT adalah memberikan kenyamanan dengan tarif yang relatif murah.
Berbeda dengan Non-BRT atau non koridor yaitu sebuah layanan Transjakarta yang melayani penumpangnya di jalur umum. Inovasi rute Non-BRT lebih fleksibel dan dapat menjangkau lebih luas tempat di Jakarta.
Adapun panduan naik Transjakarta Non-BRT:
Sementara, Non-BRT merupakan layanan Transjakarta yang melayani penumpangnya di jalur umum. Hal tersebut bertujuan agar menjangkau masyarakat agar lebih banyak menggunakan transportasi publik.
2. Jangkauan
Transjakarta yang merupakan jejaring BRT terbesar di dunia memiliki panjang koridor 2.309 km yang menghubungkan sejumlah titik di Jakarta. Kelebihan yang dimiliki BRT adalah memberikan kenyamanan dengan tarif yang relatif murah.
Berbeda dengan Non-BRT atau non koridor yaitu sebuah layanan Transjakarta yang melayani penumpangnya di jalur umum. Inovasi rute Non-BRT lebih fleksibel dan dapat menjangkau lebih luas tempat di Jakarta.
Adapun panduan naik Transjakarta Non-BRT:
Lihat Juga :