Mendagri Apresiasi Strategi Pemprov dan Pemkot Makassar Lawan COVID-19

Rabu, 08 Juli 2020 - 17:58 WIB
"Bisa saja ada daerah lain mungkin lebih rendah dari Kota Makassar atau Sulsel. Tetapi sebenarnya daerah itu tinggi dari Makassar karena testingnya tidak massif dilakukan, itu malah lebih berbahya," kata Tito.

Ia menjelaskan, apa yang dilakukan Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar dalam proaktif testing COVID-19 akan membuat angka pendemi semakin meningkat. Meski demikian, hal tesebut ia nilai sebagai aksi positif. Mengingat, masyarakat yang terpapar atau tidak bisa terdeteksi.

"Kalau kita bisa mengetaui siapa yang positif dan siapa yang negatif, kita pasti tanggap untuk memisahkan yang positif langsung dikarantina supaya tidak menularkan yang lain, dibandikan kita tidak tahu sama sekali," jelasnya.

Tito juga membeberjakan teori penelitian di China dalam melawan COVID-19 . Dalam buku tersebut, yang telah dibagikan ke seluruh pimpinan daerah, penyebab utama COVID-19 sulit dibasmi karena masyarakat tidak disiplin dalam menjaga aturan Social Distancing, Physical Proximity (kedekatan fisik), dan penggunaan objek di tempat umum.

"Sering kali kita lalai dengan hal sederhana, seperti penggunaan sendok, garpu, tas, dan macam-macam. Hal ini saya minta untuk disosialisasikan, baik menggunakan struktur formal, sampai setingkat RT/RW. Dan buat program seperti Makassar Bebas Corona," pungkasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!