Kinerja Ekonomi Jatim Triwulan III 2022 Tumbuh Positif
Selasa, 15 November 2022 - 15:00 WIB
"Bayang-bayang terjadinya resesi secara global memperlambat laju pertumbuhan ekonomi serta menekan investasi dan permintaan pasar. Perkembangan ekonomi Jawa Timur menunjukkan pemulihan yang signifikan ditandai dengan pemulihan sektor ekonomi utama, peningkatan mayoritas komponen PDRB dari sisi pengeluaran, peningkatan produkitivitas tenaga kerja, serta progres dari PMA dan PMDN yang cenderung lebih tinggi dibandingkan sebelum pandemi," terang Josua yang tampil sebagai narasumber.
Guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya Candra Fajri Ananda menerangkan, pemulihan ditunjukkan melalui penguatan beberapa sektor utama, pertumbuhan positif di berbagai provinsi, serta sisi konsumsi dan produksi yang cukup kuat.
Di tengah risiko ketidakpastian global yang eskalatif, beberapa strategi dilakukan yaitu dengan mengoptimalkan APBN sebagai shock absorberdan penguatan efektivitas anggaran untuk peningkatan produktivitas dan daya saing.
Pemulihan ekonomi Jawa Timur terus bergeliat dengan pertumbuhan di sektor transportasi dan pergudangan, menurunnya tingkat kemiskinan, dan pemulihan wilayah berbasis sektor primer (pertanian).
Menghadapi berbagai tantangan di 2023 dan 2024, penguatan strategi program prioritas dan pendanaan APBD diharapkan dapat mendukung kinera ekonomi di Jawa Timur yang resiliensi di tengah ketidakpastian.
Guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya Candra Fajri Ananda menerangkan, pemulihan ditunjukkan melalui penguatan beberapa sektor utama, pertumbuhan positif di berbagai provinsi, serta sisi konsumsi dan produksi yang cukup kuat.
Di tengah risiko ketidakpastian global yang eskalatif, beberapa strategi dilakukan yaitu dengan mengoptimalkan APBN sebagai shock absorberdan penguatan efektivitas anggaran untuk peningkatan produktivitas dan daya saing.
Pemulihan ekonomi Jawa Timur terus bergeliat dengan pertumbuhan di sektor transportasi dan pergudangan, menurunnya tingkat kemiskinan, dan pemulihan wilayah berbasis sektor primer (pertanian).
Menghadapi berbagai tantangan di 2023 dan 2024, penguatan strategi program prioritas dan pendanaan APBD diharapkan dapat mendukung kinera ekonomi di Jawa Timur yang resiliensi di tengah ketidakpastian.
(msd)
Lihat Juga :