Aktivitas Vulkanik Kembali Normal Pasca Guguran Awan Panas, Pos PGA Semeru: Masih Berstatus Siaga

Kamis, 10 November 2022 - 14:02 WIB
Pihaknya meminta masyarakat mematuhi sejumlah rekomendasi pos pengamatan gunung api dengan tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

"Masyarakat juga tidak dibolehkan beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Sebelumnya diberitakan, Gunung Semeru dilaporkan melontarkan Awan Panas Guguran (APG) sebanyak tiga kali pada Rabu sore (9/11/2022).. Jarak luncuran APG terjauh mencapai 4,5 kilometer dari puncak ke arah Besuk Kobokan.

Saat ini Gunung Semeru berada pada status level III siaga. BPBD Lumajang mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dengan aktivitas Gunung Semeru yang fluktuasi atau naik turun. Apalagi status Gunung Semeru hingga Rabu ini masih berada di Level III atau siaga.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!