Aktivitas Vulkanik Kembali Normal Pasca Guguran Awan Panas, Pos PGA Semeru: Masih Berstatus Siaga

Kamis, 10 November 2022 - 14:02 WIB
loading...
Aktivitas Vulkanik Kembali...
Aktivitas vulkanik Gunung Semeru berangsur-angsur kembali normal pasca guguran awan panas yang keluar pada Rabu sore (9/11/2022)
A A A
LUMAJANG - Aktivitas vulkanik Gunung Semeru berangsur-angsur kembali normal pasca guguran awan panas yang keluar pada Rabu sore (9/11/2022). Bahkan berdasarkan pengamatan tim dari Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Semeru Gunung Semeru kembali pada aktivitas normalnya.

"Gunung api terlihat jelas. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang tinggi sekitar 600 meter dari puncak," ucap Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Semeru Liswanto melalui keterangan tertulisnya, pada Kamis pagi (10/11/2022).

Bahkan dikatakan Liswanto sesuai pengamatan sejak Kamis dini hari hingga pagi hari puncak Gunung Semeru terlihat jelas. Dari aktivitas kegempaan pun dikatakan Liswanto pada laporannya terjadi 20 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 17-22 mm, dan lama gempa 45-115 detik.

"Satu ali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 2 mm, S-P 1.1 detik dan lama gempa 12 detik," ucapnya.

Liswanto juga menyatakan, terdapat satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 26 mm, S-P 18 detik dan lama gempa 80 detik. Gempa ini terjadi pada interval Kamis pukul 00.00 hingga Kamis pagi (11/10/2022) hingga pukul 06.00 WIB. "Tingkat aktivitas Gunung Semeru masih pada level III atau siaga," tegasnya.

Baca juga: Sindir Wagub Jatim Emil Dardak, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto: Siapa? Saya Tidak Kenal

Pihaknya meminta masyarakat mematuhi sejumlah rekomendasi pos pengamatan gunung api dengan tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

"Masyarakat juga tidak dibolehkan beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Sebelumnya diberitakan, Gunung Semeru dilaporkan melontarkan Awan Panas Guguran (APG) sebanyak tiga kali pada Rabu sore (9/11/2022).. Jarak luncuran APG terjauh mencapai 4,5 kilometer dari puncak ke arah Besuk Kobokan.

Saat ini Gunung Semeru berada pada status level III siaga. BPBD Lumajang mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dengan aktivitas Gunung Semeru yang fluktuasi atau naik turun. Apalagi status Gunung Semeru hingga Rabu ini masih berada di Level III atau siaga.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Pagi Ini, Luncurkan 1.300 Meter Abu Vulkanik
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Malam Ini, Luncurkan Kolom Abu 2.000 Meter
Dataran Tinggi Ontong...
Dataran Tinggi Ontong Java Mengalami Perubahan Besar Akibat Aktivitas Vulkanik
Erupsi Gunung Semeru,...
Erupsi Gunung Semeru, Kemendikdasmen Pastikan Pembelajaran Tetap Aman dan Nyaman
Erupsi Gunung Semeru,...
Erupsi Gunung Semeru, Asap Setinggi 1200 Meter
Rekomendasi
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
Aktivitas Gempa Bumi...
Aktivitas Gempa Bumi Bisa Dipengaruhi Panas Matahari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved