Jadi Korban Begal Bersenpi, Wanita Hamil Terpaksa Jalan Kaki
Selasa, 07 Juli 2020 - 23:36 WIB
Korban begal saat membuat laporan polisi. Foto/SINDOnews/Berli Zul
PALEMBANG - Aksi begal bersenjata api rakitan di Sumsel dialami pasangan suami istri Wahidjudim (34) dan Eva Susanti (32) yang tengah hamil 7 bulan menjadi korban komplotan enam pelaku begal.
Peristiwanya ini terungkap setelah korban yang merupakan warga Jalan KH Wahib Hasyim Kelurahan 5 Ulu, Seberang Ulu I Palembang membuat laporan di SPKT Polda Sumsel, Selasa (7/7/2020).
Wahidjudin menceritakan, bersama istri ingin pergi kerja Senin (6/7/20) dini hari sekitar pukul 03:00 WIB. Tiba di kawasan pabrik sawit di Ogan Ilir (OI) keduanya dikejar dua sepeda sepeda motor yang masing-masing ditumpangi tiga orang.
"Saat itu aku dengan istri ingin pergi berkerja di Indralaya (Ogan Ilir), di tengah perjalanan kami diikuti oleh tiga motor yang berboncengan. Sampai di lokasi kami dikejar oleh enam pelaku dengan mengancam menggunakan senpi pak," katanya.
Merasa terancam pasutri yang menggunakan sepeda Yamaha Aerox Nws sempat memacu sepeda motornya untuk menyelamatkan diri.
Namun, karena takut setelah mendengar letusan senjata api, keduanya terjatuh. Dalam kondisi ketakutan dan pasrah, korban hanya bisa menyerahkan sepeda motor, laptop, dua ponsel kepada pelaku.
Peristiwanya ini terungkap setelah korban yang merupakan warga Jalan KH Wahib Hasyim Kelurahan 5 Ulu, Seberang Ulu I Palembang membuat laporan di SPKT Polda Sumsel, Selasa (7/7/2020).
Wahidjudin menceritakan, bersama istri ingin pergi kerja Senin (6/7/20) dini hari sekitar pukul 03:00 WIB. Tiba di kawasan pabrik sawit di Ogan Ilir (OI) keduanya dikejar dua sepeda sepeda motor yang masing-masing ditumpangi tiga orang.
"Saat itu aku dengan istri ingin pergi berkerja di Indralaya (Ogan Ilir), di tengah perjalanan kami diikuti oleh tiga motor yang berboncengan. Sampai di lokasi kami dikejar oleh enam pelaku dengan mengancam menggunakan senpi pak," katanya.
Merasa terancam pasutri yang menggunakan sepeda Yamaha Aerox Nws sempat memacu sepeda motornya untuk menyelamatkan diri.
Namun, karena takut setelah mendengar letusan senjata api, keduanya terjatuh. Dalam kondisi ketakutan dan pasrah, korban hanya bisa menyerahkan sepeda motor, laptop, dua ponsel kepada pelaku.
Lihat Juga :