Korban Banjir Aceh Tamiang Terima Bantuan Makanan Pokok
Selasa, 08 November 2022 - 17:25 WIB
Menurutnya, kebutuhan pengungsi saat ini bukan hanya bahan pangan, tapi juga obat-obatan, vitamin, dan popok bayi.
"Sudah banyak laporan mengenai warga yang sakit, kebutuhan di lapangan ya obat, vitamin, termasuk popok bayi," kata ungkap Asra.
Kepala Dinas Sosial Aceh Tamiang, Zulfiqar menyampaikan, pihaknya sudah membuka Posko Pengendalian Banjir di Gudang BPBD Aceh Tamiang untuk menjamin kebutuhan pangan para penyintas banjir. Selain untuk menyalurkan bantuan kebutuhan pangan, posko ini juga sebagai wadah menerima bantuan dari pihak lain.
Menurutnya, banjir di Aceh Tamiang membuat ribuan orang menggantungkan hidup di posko pengungsian. Berdasarkan data yang disampaikan BPBD Aceh Tamiang pada pekan lalu, sebanyak 130 kampung terdampak banjir. Sebanyak 439 kepala keluarga atau 1.413 jiwa tinggal di pengungsian.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tamiang, Iman Suhery mengungkapkan, pada pekan lalu ada 51 titik posko pengungsian yang telah didirikan untuk menampung warga. Jumlah ini berpotensi bertambah sesuai kebutuhan di lapangan.
"Sudah banyak laporan mengenai warga yang sakit, kebutuhan di lapangan ya obat, vitamin, termasuk popok bayi," kata ungkap Asra.
Kepala Dinas Sosial Aceh Tamiang, Zulfiqar menyampaikan, pihaknya sudah membuka Posko Pengendalian Banjir di Gudang BPBD Aceh Tamiang untuk menjamin kebutuhan pangan para penyintas banjir. Selain untuk menyalurkan bantuan kebutuhan pangan, posko ini juga sebagai wadah menerima bantuan dari pihak lain.
Menurutnya, banjir di Aceh Tamiang membuat ribuan orang menggantungkan hidup di posko pengungsian. Berdasarkan data yang disampaikan BPBD Aceh Tamiang pada pekan lalu, sebanyak 130 kampung terdampak banjir. Sebanyak 439 kepala keluarga atau 1.413 jiwa tinggal di pengungsian.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tamiang, Iman Suhery mengungkapkan, pada pekan lalu ada 51 titik posko pengungsian yang telah didirikan untuk menampung warga. Jumlah ini berpotensi bertambah sesuai kebutuhan di lapangan.
Lihat Juga :