Warga Tangerang Keberatan Pemerintah Matikan Siaran TV Analog
Kamis, 03 November 2022 - 10:46 WIB
Keberatan akan ASO tak hanya dirasakan Nasifah, warga lainnya Hanafi juga merasa keberatan lantaran belum mampu membeli TV digital atau STB. Aceng mengaku bahwa TV tabung yang dia miliki saat ini merupakan satu-satunya hiburan bagi anaknya yang masih kecil.
"Kasian anak-anak sih, biasanya kan sambil sarapan nonton TV. Tadi pagi sudah enggak bisa nonton, kasihan mereka enggak ada hiburan lagi. HP enggak punya, paling nanti saya coba benerin radio," ujar Aceng. Baca: Ini Identitas Mayat Wanita di Sungai Cisadane Bogor Selatan
Sebelumnya diketahui bahwa pemerintah telah menghentikan siaran TV analog di 14 kabupaten dan kota di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) serta 173 kabupaten kota non-terrestrial service atau tidak ada layanan televisi terestrial.
Untuk bisa menyaksikan siaran digital, masyarakat memerlukan perangkat televisi yang mendukung, yakni digital video broadcasting second generation teresterial (TV digital) atau tetap menggunakan televisi lama dengan tambahan perangkat set top box.
"Kasian anak-anak sih, biasanya kan sambil sarapan nonton TV. Tadi pagi sudah enggak bisa nonton, kasihan mereka enggak ada hiburan lagi. HP enggak punya, paling nanti saya coba benerin radio," ujar Aceng. Baca: Ini Identitas Mayat Wanita di Sungai Cisadane Bogor Selatan
Sebelumnya diketahui bahwa pemerintah telah menghentikan siaran TV analog di 14 kabupaten dan kota di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) serta 173 kabupaten kota non-terrestrial service atau tidak ada layanan televisi terestrial.
Untuk bisa menyaksikan siaran digital, masyarakat memerlukan perangkat televisi yang mendukung, yakni digital video broadcasting second generation teresterial (TV digital) atau tetap menggunakan televisi lama dengan tambahan perangkat set top box.
(hab)
Lihat Juga :