Banjir di Lamandau Berangsur Surut, Gubernur Sugianto Ingatkan Pentingnya Penanganan Pascabanjir
Selasa, 01 November 2022 - 10:28 WIB
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran pimpin apel gabungan dan penyerahan bantuan sosial Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng untuk penanganan bencana banjir di Kabupaten Lamandau, bertempat di Gedung Serba Guna Sembaga Mas, Nanga Bulik, M
NANGA BULIK - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran pimpin apel gabungan dan penyerahan bantuan sosial Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng untuk penanganan bencana banjir di Kabupaten Lamandau, bertempat di Gedung Serba Guna Sembaga Mas, Nanga Bulik, Minggu (30/10/2022).
Sesuai pantauan di lapangan, saat ini kondisi banjir di Kabupaten Lamandau dalam tiga hari terakhir berangsur surut merata di semua wilayah. Sehingga saat ini pemprov dan pemkab fokus pada penanganan pasca banjir.
Dalam sambutannya Gubernur Sugianto Sabran menegaskan bahwa penanganan dampak bukan hanya saat banjir, tapi juga pasca banjir.
“Meskipun Kabupaten Lamandau kondisinya dalam beberapa hari terakhir ini berangsur surut, hal yang tidak kalah pentingnya adalah pasca banjir, di mana masyarakat masih belum bisa beraktivitas normal, masih perlu dibantu,” ucap Sugianto Sabran.
Sebagai informasi, sebelumnya Banjir yang terjadi lebih dari dua pekan menyebabkan 7 kecamatan, 55 desa/kelurahan, 6.686 KK atau 17.276 Jiwa mengalami dampak dari banjir. Tercatat 91 KK atau 328 Jiwa yang mengungsi. Selain itu juga, fasilitas umum terdampak berjumlah 119 unit dan bangunan rumah terendam berjumlah 1.725 unit.
Sesuai pantauan di lapangan, saat ini kondisi banjir di Kabupaten Lamandau dalam tiga hari terakhir berangsur surut merata di semua wilayah. Sehingga saat ini pemprov dan pemkab fokus pada penanganan pasca banjir.
Dalam sambutannya Gubernur Sugianto Sabran menegaskan bahwa penanganan dampak bukan hanya saat banjir, tapi juga pasca banjir.
“Meskipun Kabupaten Lamandau kondisinya dalam beberapa hari terakhir ini berangsur surut, hal yang tidak kalah pentingnya adalah pasca banjir, di mana masyarakat masih belum bisa beraktivitas normal, masih perlu dibantu,” ucap Sugianto Sabran.
Sebagai informasi, sebelumnya Banjir yang terjadi lebih dari dua pekan menyebabkan 7 kecamatan, 55 desa/kelurahan, 6.686 KK atau 17.276 Jiwa mengalami dampak dari banjir. Tercatat 91 KK atau 328 Jiwa yang mengungsi. Selain itu juga, fasilitas umum terdampak berjumlah 119 unit dan bangunan rumah terendam berjumlah 1.725 unit.
Lihat Juga :