Suasana Mencekam Diskotek Top One Sesaat Sebelum Digerebek
Senin, 06 Juli 2020 - 21:21 WIB
“Mereka masuk kamar dan meminta kami mematikan lampu, AC juga sempat dimatikan. Kami diam hampir beberapa menit di ruangan yang cukup pekat,” tutur Yudha, Senin (6/7/2020).
Sekitar 20 menit lebih berada dalam ruangan, Yudha pun berani keluar. Kondisi lorong cukup gelap. Hampir tak ada penerangan sama sekali. Beberapa karyawan kemudian hilir mudik di lorong Top One.
Dari lantai tiga, terdengar sedikit langkah kaki. Lama kelamaan agak gaduh, langkah mulai banyak. Pengap ruangan gelap membuat Yudha bercucuran keringat. Bajunya mulai basah.
Sekitar pukul 03.00 WIB, para karyawan mulai memindahkan pengunjung ke rooftop melalui tangga darurat yang melingkar. Di sana mereka bisa bernafas lega, sebab udara sejuk dirasakan di rooftop. “Saya bisa ngerokok,” ucapnya.
Yudha mengaku baru saja masuk diskotek Top One setelah seorang karyawan yang dikenalnya membagikan undangan pesan singkat via WhatsApp.
“Jam 10.00 WIB mulai tuh pintu dibuka. Petugas Satpol PP berdatangan dan memenuhi lokasi. Mereka kemudian meminta kami turun,” ucapnya.
Sekitar 20 menit lebih berada dalam ruangan, Yudha pun berani keluar. Kondisi lorong cukup gelap. Hampir tak ada penerangan sama sekali. Beberapa karyawan kemudian hilir mudik di lorong Top One.
Dari lantai tiga, terdengar sedikit langkah kaki. Lama kelamaan agak gaduh, langkah mulai banyak. Pengap ruangan gelap membuat Yudha bercucuran keringat. Bajunya mulai basah.
Sekitar pukul 03.00 WIB, para karyawan mulai memindahkan pengunjung ke rooftop melalui tangga darurat yang melingkar. Di sana mereka bisa bernafas lega, sebab udara sejuk dirasakan di rooftop. “Saya bisa ngerokok,” ucapnya.
Yudha mengaku baru saja masuk diskotek Top One setelah seorang karyawan yang dikenalnya membagikan undangan pesan singkat via WhatsApp.
“Jam 10.00 WIB mulai tuh pintu dibuka. Petugas Satpol PP berdatangan dan memenuhi lokasi. Mereka kemudian meminta kami turun,” ucapnya.
Lihat Juga :