Usung Pendidikan Spiritual Jadi Bekal Ponpes Terapkan Kurikulum Merdeka

Senin, 24 Oktober 2022 - 16:21 WIB
Ketua Asosiasi Mahad Aly Indonesia, KH Nurhannan (kiri) saat Seminar Nasional di Ponpes Tebuireng, Jombang, Jatim, Senin (24/10/2022). Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
JOMBANG - Ketua Asosiasi Ma'had Aly Indonesia, KH Nurhannan memastikan, pondok pesantren (ponpes) sangat siap dalam menerapkan Kurikulum Merdeka dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

"Salah satu karakter yang ingin dicapai dalam program pembelajaran ini adalah pelajar yang memiliki keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan punya akhlakul karimah. Nilai spiritual ini jadi landasan pendidikan dan ini sudah dilakukan oleh pesantren," kata KH Nurhannan saat menjadi pembicara dalam acara Seminar Nasional, Istighosah dan Doa Bersama yang digelar oleh Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA) di Ponpes Tebuireng, Jombang, Jatim, Senin (24/10/2022).



Baca juga: TGB Zainul Majdi Ajak Santri Terjun Langsung ke Masyarakat



Ponpes, kata dia, memiliki peran besar dalam berkontribusi untuk mencapai Indonesia Emas. Untuk itu, dia berharap agar para santri yang saat ini sedang menempuh pendidikan, utamanya jenjang sarjana nantinya bisa menjadi pemimpin bangsa.

"Saat ini pesantren dituntut untuk mempersiapkan santri untuk menjadi calon pemimpin bangsa di masa depan. Pesantren yang punya fungsi pendidikan, diharapkan mampu jadi lembaga yang memiliki budaya belajar yang tinggi, produktif dan mengajarkan nilai akhlakul karimah," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!