Tangis Pilu Korban Kebakaran di Pademangan: Bingung Renovasi Rumah
Minggu, 23 Oktober 2022 - 20:22 WIB
"Saya nggak jadi angkat jemuran dan langsung turun lagi. Turun tangga saja saya merosot, langsung jatuh saya. Sudah nggak bisa ngapa-ngapain," ungkapnya.
Beruntung, dia bisa menyelamatkan diri. Dia yang panik berteriak meminta pertolongan.
Surati beserta warga korban kebakaran lainnya sedih. Mereka bingung merenovasi rumahnya karena ekonominya terbatas. "Biaya dari mana? Anak satu, kebutuhan banyak. Suami serabutan," ucapnya.
Dia berharap Pemprov DKI Jakarta dan donatur bisa membantu meringankan bebannya. "Dananya nggak ada. Kalau nggak ada bantuan dari pemerintah, gimana. Maunya pengen buru-buru dibangun lagi. Ya dari donatur," katanya.
Ketua RT setempat Herno menuturkan warga korban kebakaran memang didera keterbatasan ekonomi. Rata-rata hanya bekerja sebagai buruh harian lepas.
Beruntung, dia bisa menyelamatkan diri. Dia yang panik berteriak meminta pertolongan.
Surati beserta warga korban kebakaran lainnya sedih. Mereka bingung merenovasi rumahnya karena ekonominya terbatas. "Biaya dari mana? Anak satu, kebutuhan banyak. Suami serabutan," ucapnya.
Dia berharap Pemprov DKI Jakarta dan donatur bisa membantu meringankan bebannya. "Dananya nggak ada. Kalau nggak ada bantuan dari pemerintah, gimana. Maunya pengen buru-buru dibangun lagi. Ya dari donatur," katanya.
Ketua RT setempat Herno menuturkan warga korban kebakaran memang didera keterbatasan ekonomi. Rata-rata hanya bekerja sebagai buruh harian lepas.
Lihat Juga :