Demi Bisa Jadi Mahasiswa, Ratusan Orang Mengantri Rapid Test

Senin, 06 Juli 2020 - 15:50 WIB
Rapid test gratis untuk para calon mahasiswa baru di Kabupaten Mojokerto tersebut, menurutnya digelar selama tujuh hari. Syaratnya cukup mudah, para calon mahasiswa baru cukup membawa KTP dan Kartu Keluarga sebagai bukti warga Kabupaten Mojokerto.

(Baca juga: Merapi Aktif Lagi, Ganjar Minta Simulasi Penanganan Pengungsi )

Calon mahasiswa baru peserta rapid test gratis, Rahmat Hidayat mengaku rela mengantri di Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Mojokerto, untuk mengikuti rapid test karena rapid test secara mandiri biayanya mahal.

"Saya mau ikut seleksi di Universitas Brawijaya Malang. Senang ada layanan rapid test gratis yang diberikan Pemkab Mojokerto, karena bisa menghemat biaya. Kalau di luar biaya rapid test bisa Rp250 ribu," tuturnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!