BNPB: Kabupaten Bogor Secara Historis Berisiko Tinggi Banjir dan Tanah Longsor

Selasa, 18 Oktober 2022 - 09:55 WIB
Menurut Aam, saat ini kondisi musim yang tidak normal juga perlu diwaspadai kejadian bencana hidrometeorologi. Baca: Longsor di Gunung Geulis, BPBD Kabupaten Bogor Catat Sejumlah Rumah dan Fasum Terdampak



“Tapi sekarang musim-musim ini tidak normal lagi, Agustus yang seharusnya kemarau kita masih hujan bahkan intensitasnya tinggi, banjir tinggi. Juni, Juli, Agustus itu seharusnya kita masih kemarau tapi di sini banjir cukup tinggi, kemudian cuaca ekstrem cukup tinggi, longsor juga cukup tinggi,” ujarnya.

Aam berpesan bahwa tidak ada waktu dalam satu tahun untuk tidak waspada bencana hidrometeorologi.“Kita harus menyampaikan pesan kepada masyarakat dengan catatan seperti ini, ini data riil, data yang dilaporkan ke kita tidak ada waktu untuk 1 tahun itu setiap bulan untuk tidak waspada bencana hidrometeorologi basah,” katanya.

“Kemarau pun kita harus waspada longsor, Agustus pun kita harus waspada banjir. Jadi tidak ada 1 bulan dalam satu tahun, kalau kita melihat data waktu untuk tidak waspada bencana hidrometeorologi,” paparnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!