Anies: Banjir di Jakarta Lebih Cepat Surut Dibandingkan Tahun 2015
Minggu, 09 Oktober 2022 - 15:03 WIB
Banjir di Jakarta saat ini cepat surut dibandingkan tahun 2015. Pemprov DKI Jakarta kini lebih siaga, tanggap, dan galang dalam menghadapi banjir. Foto: Dok SINDOnews
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan banjir saat ini cepat surut dibandingkan pada tahun 2015. Pemprov DKI kini lebih siaga, tanggap, dan galang dalam menghadapi banjir di Jakarta.
"Sistem drainase Jakarta memiliki ambang batas. Kapasitas tampungan drainase DKI berkisar 100-150 mm/hari. Karena itu, apabila turun hujan dengan curah di bawah 100 mm/hari, maka kita harus memastikan Jakarta aman dan curahan hujan dapat tertangani dengan baik. Namun, jika curah hujan ekstrem berada di atas angka 100 mm/hari mau tidak mau air akan tergenang dan terjadilah banjir," ujar Anies, Minggu (9/10/2022).
Baca juga: Daerah Banjir Cuek, Giliran Jakarta Banjir Anies Diserang
Dia mencontohkan pada tahun 2020 tercatat curah hujan ekstrem 377 mm/per hari, namun banjir yang merendam 95 persen wilayah surut dalam waktu 96 jam.
"Sistem drainase Jakarta memiliki ambang batas. Kapasitas tampungan drainase DKI berkisar 100-150 mm/hari. Karena itu, apabila turun hujan dengan curah di bawah 100 mm/hari, maka kita harus memastikan Jakarta aman dan curahan hujan dapat tertangani dengan baik. Namun, jika curah hujan ekstrem berada di atas angka 100 mm/hari mau tidak mau air akan tergenang dan terjadilah banjir," ujar Anies, Minggu (9/10/2022).
Baca juga: Daerah Banjir Cuek, Giliran Jakarta Banjir Anies Diserang
Dia mencontohkan pada tahun 2020 tercatat curah hujan ekstrem 377 mm/per hari, namun banjir yang merendam 95 persen wilayah surut dalam waktu 96 jam.
Lihat Juga :