Harus Jalani Swab Test, 350 Penumpang KRL Commuterline Berdebar-debar

Senin, 27 April 2020 - 17:09 WIB
Dia menyebutkan dengan adanya swab test diharapkan bisa memberikan gambaran kondisi penumpang KRL yang ada. "Tapi kalaupun ada yang positif kami akan lakukan penanganan lebih lanjut, karena memang KRL ini masih sangat diperlukan," ucapnya.

Ia menyebutkan dari hasil swab test ini akan dilaporkan pada pimpinan dalam hal ini adalah laboratorium kesehatan Daerah (Labkesda) Jawa Barat. "Untuk tenaga medis kita siapkan dari Bogor dan juga Jawa Barat," terangnya.

Sebelumnya, Bupati Bogor Ade Yasin menuding KRL sebagai salah satu moda transportasi massal favorit sebagai penyumbang kasus positif COVID-19 paling banyak di Kabupaten Bogor. Khususnya di wilayah yang terdapat stasiun, seperti Gunung Putri, Cibinong, dan Bojonggede.

"Bagaimana mau menurunkan kurva kasus positif COVID-19, kalau masih banyak warga Bogor yang bekerja di Jakarta menggunakan kereta. Saya yakin kasus penularan COVID-19 di Bogor itu terjadi di kereta (KRL)," ujar Ade, beberapa waktu lalu.(Baca juga; Bogor, Depok, dan Bekasi, Sepakat Perpanjang PSBB Sampai 24 Mei 2020 )
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!