Wagub Uu Punya Pendapat Berbeda soal Rhoma Tampil di Bogor, Ini Katanya

Jum'at, 03 Juli 2020 - 20:35 WIB
"Saya berharap Pemkab Bogor tak membawa masalah Rhoma Irama ke meja hijau atau jalur hukum," kata Uu dihubungi wartawan melalui telepon seluler, Jumat (3/7/2020).

Menurut Uu, meski ada unsur pelanggar dalam penyelenggaraan acara yang dihadiri Rhoma Irama itu, tetapi tak semua masalah harus diselesaikan secara hukum.

"Sekalipun dalam kejadian di Bogor itu ada tafsir pelanggaran, tapi kan tidak semua pelanggaran harus berakhir dengan hukum. Kan ada permusyawaratan. Bisa diselesaikan secara musyawarah," ujar Uu.

Wagub menuturkan, tak perlu menambah persoalan yang menimbulkan kegaduhan. "Saya berharap Jabar adem (tenang). Apalagi kan penanganan COVID-19 di Jabar sudah bagus. Masa harus gaduh lagi. Masalah HTI, RUU HIP, sudah gaduh sekali. Masa mau tambah kegaduhan lagi," tutur Wagub.

Uuu mengatakan, pimpinan di Bogor bisa lebih bijaksana dalam menangani kasus Rhoma Irama. "Jadi disini pemimpin harus bijak. Kan ada kebijaksanaan pemimpin. Kebijaksanaan itu tidak sesuai yuridis formal, tapi demi kemaslahatan bersama," kata Uu.

Uu menilai, Rhoma Irama banyak berjasa bagi syiar Islam di Indonesia lewat berkesenian, musik dangdut. "Jadi, menurut hemat kami, Pemkab Bogor harus bijaksana. Masa ada pemerintah memejahijaukan, justru (Rhoma) harus dilindungi. Dengan pemberitaan ini, Bang Rhoma atau penyelengara acara, sudah terhukum lewat hukuman sosial. Saya yakin mereka tidak akan mengulangi," ungkap Wagub.

Meski memberikan pembelaan, tetapi Uu mengaku bukan penggema Raja Dangdut Rhoma Irama. "Bukan berarti saya fans, penggemar, tapi tolong jangan nambah kegaduhan. Mending fokus gimana Jabar bisa lebih baik, lebih tenang. Kan peristiwanya juga sudah terjadi, sekarang mah ambil hikmahny," kata Wagub.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!