Bandara Internasional Yogyakarta Jadi Tuan Rumah BUMN Logistics Synergy and Integration Meeting

Sabtu, 24 September 2022 - 10:51 WIB
Ia mengatakan pihaknya menyadari bahwa menghadapi era persaingan global Angkasa Pura I tidak dapat bergerak sendiri. "Sinergi dan kolaborasi dalam mengembangkan kargo sangat diperlukan untuk tidak hanya mendorong pertumbuhan volume kargo bandara melainkan memberikan dampak yang lebih luas yaitu peningkatan perekonomian daerah," papar Faik Fahmi.

Angkasa Pura I juga turut menyampaikan pengembangan Bandara Internasional Yogyakarta sebagai hub logistik. Bandara Internasional Yogyakarta memiliki beberapa keunggulan strategis, di antaranya adalah berlokasi di tengah-tengah Pulau Jawa serta memiliki efisiensi dalam mendistribusikan barang ke seluruh lokasi di Jawa, memiliki aksesibilitas yang baik dengan pembangunan konektifitas jalan tol yang akan selesai di tahun 2024, serta memiliki keunggulan infrastruktur bandara yang modern serta mendukung operasional pesawat kargo berbadan besar.

"Melihat potensi sinergi dan integrasi yang bisa dibangun antara BUMN Klaster Logistik besar harapannya dapat turut serta mengembangkan Bandara Internasional Yogyakarta sebagai Logistics Hub di Pulau Jawa," lanjut Faik Fahmi.

Pada periode Januari hingga Agustus 2022, 15 bandara yang dikelola Angkasa Pura I melayani pergerakan kargo hingga 299.363 ton, atau tumbuh sebesar 10% jika dibandingkan dengan pergerakan kargo pada periode Januari hingga Agustus 2021 yang sebanyak 271.950 ton.

Bandara Internasional Yogyakarta sendiri telah melayani pergerakan kargo sebesar 5.134 ton kargo selama periode Januari hingga Agustus 2022, dengan rincian 5.067 ton kargo domestik dan 66 ton kargo internasional.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!