Waspada! Henti Jantung Mendadak Dapat Menyerang Semua Usia, Simak Cara Mengatasinya

Jum'at, 23 September 2022 - 19:33 WIB
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Konsultan Aritmia Elektrofisiologi ini menjelaskan bahwa henti jantung mendadak, dapat disebabkan berbagai hal. Secara umum disebabkan adanya riwayat dari penderita penyakit jantung koroner.

Kondisi stroke perdarahan, kondisi tenggelam, benturan keras pada wilayah dada dapat menyebabkan terhentinya organ jantung berdetak. "Faktor genetik atau keturunan turut mempengaruhi timbulnya kondisi jantung berhenti mendadak", tutur Doni.

Data menunjukkan bahwa sebagian besar pasien henti jantung telah merasakan gejala-gejala awal berupa pusing, lemas, nyeri dada, sesak napas dan lainnya. Bahkan dari hitungan minggu hingga satu bulan sebelumnya. "Konsultasi dengan dokter spesialis melalui pola deteksi dini adalah keharusan," ujarnya.

Selanjutnya dr Doni menjelaskan bahwa henti jantung mendadak dapat dicegah dengan menjalani pemeriksaan rutin, melakukan deteksi dini serta mengelola gaya hidup yang sehat. Baca juga: Mengapa Kolesterol Tinggi Memicu Penyakit Jantung? Ini Jawabannya

"Yaitu menjaga kesehatan jantung seperti tidak merokok atau berhenti merokok, hindari penyebab faktor resiko penyakit obesitas, membatasi konsumsi alkohol dan memastikan asupan makanan sehat untuk organ jantung, termasuk rutin berolahraga dan tentunya mengelola stress dengan baik," tutupnya..
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!