Kisah Mak Titi, Perajin Anyaman Bambu di Nagrog Purwakarta yang Mulai Dilupakan
Kamis, 02 Juli 2020 - 21:39 WIB
Mak Titi dan Bah Osad merupakan saksi dan pelaku sejarah atas kejayaan kerajinan anyaman bambu di Desa Nagrog. Di era tahun 90-an, kelompok perajin Desa Nagrog termasuk diperhitungkan di dunia anyaman bambu, selain para perajin dari Tasikmalaya.
Mak Titi, sang penganyam bambu diKampung/Desa Nagrog RT 03/01 Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta. Foto/SINDOnews/Asep Supiandi
Bahkan, Inggris dan Jepang menjadi dua negara yang kerap memesan sejumlah kerajinan bambu. Sehingga Desa Nagrog terkenal dengan sentra anyaman bambu, sebab hampir semua warganya memiliki keahlian menganyam.
Sayangnya, kata Mak Titi, saat ini kondisinya berbeda. Potensi besar di desa kami tidak terkelola dengan baik. Pada akhirnya, kerajinan anyaman bambu ini hanya dilakoni perorangan, tidak kelompok seperti dulu. Padahal, pasar anyaman bambu cukup terbuka lebar.
Mak Titi, sang penganyam bambu diKampung/Desa Nagrog RT 03/01 Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta. Foto/SINDOnews/Asep Supiandi
Bahkan, Inggris dan Jepang menjadi dua negara yang kerap memesan sejumlah kerajinan bambu. Sehingga Desa Nagrog terkenal dengan sentra anyaman bambu, sebab hampir semua warganya memiliki keahlian menganyam.
Sayangnya, kata Mak Titi, saat ini kondisinya berbeda. Potensi besar di desa kami tidak terkelola dengan baik. Pada akhirnya, kerajinan anyaman bambu ini hanya dilakoni perorangan, tidak kelompok seperti dulu. Padahal, pasar anyaman bambu cukup terbuka lebar.
Lihat Juga :