Zona Merah, Pemkot Palembang Masih Andalkan Edukasi Humanis
Kamis, 02 Juli 2020 - 16:12 WIB
"Dari data ODP sudah ada 4.021 orang yang sudah selesai pemantauan, dan dari data PDP yang juga sudah ada 385 orang selesai pengawasan," ujarnya.
Sementara itu Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, upaya yang dilakukan Pemkot Palembang saat ini lebih menggencarkan edukasi agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan. Sebab hal itu menjadi satu-satunya cara agar COVID-19 tidak menyebar luas.
"Wilayah kita masih masuk zona oranye. Bukan zona merah. Kita sudah koordinasi dengan Dinkes Palembang dan Gugus Tugas Penanganan COVID-19," katanya.
Meski berdasar peta pesebaran COVID-19 di Kota Palembang masuk dalam zona merah, namun pihaknya akan terus mengupayakan strategi dalam pencegahan virus Corona.
"Kita lakukan edukasi di tengah masyarakat secara humanis. Untuk rapid test kita tetap lakukan, namun kita khususkan pada masyarakat yang sudah masuk kategori PDP dan orang-orang yang butuh penanganan," jelasnya.
Ditambahkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang Edison, sampai saat ini petugas khusus gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP sudah disebar di tempat keramaian, termasuk di pasar. Hal itu mengingat butuhnya pengawasan penerapan protokol kesehatan bagi masyarakat di area publik.
Sementara itu Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, upaya yang dilakukan Pemkot Palembang saat ini lebih menggencarkan edukasi agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan. Sebab hal itu menjadi satu-satunya cara agar COVID-19 tidak menyebar luas.
"Wilayah kita masih masuk zona oranye. Bukan zona merah. Kita sudah koordinasi dengan Dinkes Palembang dan Gugus Tugas Penanganan COVID-19," katanya.
Meski berdasar peta pesebaran COVID-19 di Kota Palembang masuk dalam zona merah, namun pihaknya akan terus mengupayakan strategi dalam pencegahan virus Corona.
"Kita lakukan edukasi di tengah masyarakat secara humanis. Untuk rapid test kita tetap lakukan, namun kita khususkan pada masyarakat yang sudah masuk kategori PDP dan orang-orang yang butuh penanganan," jelasnya.
Ditambahkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang Edison, sampai saat ini petugas khusus gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP sudah disebar di tempat keramaian, termasuk di pasar. Hal itu mengingat butuhnya pengawasan penerapan protokol kesehatan bagi masyarakat di area publik.
Lihat Juga :