Penerapan Larangan Plastik Belum Sepenuhnya Dilaksanakan di Pasar Kopro
Kamis, 02 Juli 2020 - 14:10 WIB
"Kalau dulu kan satu macam belanjaan satu kantong plastik. Sekarang mereka belanja empat macam saya gabungin di satu kantong plastik. Supaya mereka juga sadar untuk membawa kantong belanjaan sendiri," kata Ratih.
Diketahui larangan penggunaan plastik diatur dalam Peraturan Gubernur No 142/2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat.
Meski resmi diterapkan, namun pantauan dilokasi masih banyak pembeli di Pasar Tomang Barat atau Pasar Kopro, Jakarta Barat, menggunakan kantong plastik. Sejumlah pedagang juga masih menyediakan kantong plastik.(Baca juga; Diet Plastik Jadi Momentum Jadikan Lingkungan Lebih Bersih )
Padahal, spanduk dan stand banner berisikan larangan penggunaan kantong plastik sudah terpasang di pintu masuk dan area Pasar Kopro. Hal senada juga diungkapkan Rahmat, (46), pedagang bumbu dapur. Dia mengatakan banyak pembeli yang tak membawa kantong belanjaan.
Karena itu, takut dagangnya tak laku, dia mempersiapkan kantong plastik untuk menampung belanjaan pembelinya “Tapi kalau engga kita sediain, nanti repot juga mereka bawa belanjaannya gimana. Jadi ya kita tetap sediakan," ucap Rahmat.
Diketahui larangan penggunaan plastik diatur dalam Peraturan Gubernur No 142/2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat.
Meski resmi diterapkan, namun pantauan dilokasi masih banyak pembeli di Pasar Tomang Barat atau Pasar Kopro, Jakarta Barat, menggunakan kantong plastik. Sejumlah pedagang juga masih menyediakan kantong plastik.(Baca juga; Diet Plastik Jadi Momentum Jadikan Lingkungan Lebih Bersih )
Padahal, spanduk dan stand banner berisikan larangan penggunaan kantong plastik sudah terpasang di pintu masuk dan area Pasar Kopro. Hal senada juga diungkapkan Rahmat, (46), pedagang bumbu dapur. Dia mengatakan banyak pembeli yang tak membawa kantong belanjaan.
Karena itu, takut dagangnya tak laku, dia mempersiapkan kantong plastik untuk menampung belanjaan pembelinya “Tapi kalau engga kita sediain, nanti repot juga mereka bawa belanjaannya gimana. Jadi ya kita tetap sediakan," ucap Rahmat.
Lihat Juga :