Kisah Sarah Silaban, Pilih Melajang Abdikan Diri Asuh 18 Anak Terlantar di Pematang Siantar

Kamis, 25 Agustus 2022 - 02:25 WIB
"Anak-anak saya itu ada yang ditemukan baru lahir di pinggir jalan, di tempat sampah, bahkan dilahirkan orang yang mengalami gangguan jiwa," katanya, saat berbincang dengan SINDOnews, Rabu (24/8/2022).

Baca: Terlantar di Malaysia, Bupati Batubara Jemput 128 Warganya

Dilanjutkan Sarah, saat anak-anak terlantar itu diantar ke Panti Asuhan Thabita Care, pihaknya tidak bisa menolak. Dengan hati lapang dan bersyukur, dia merawat anak-anak itu hingga sehat dan bisa sekolah.

"Untuk mengasuh anak-anak ini, saya harus berusaha sendiri mencari dana untuk memenuhi kebutuhan sekolah dan hidup mereka, karena sudah 7 tahun belakangan ini kami tidak mendapat bantuan dari pemerintah," jelasnya.

Menurutnya, sejak tahun 2015, pemerintah baik Pemkot Pematang Siantar, Pemkab Simalungun, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tidak memberikan bantuan dalam bentuk apapun.

Baca: Belum Terima Gaji, Ratusan Pekerja Tambang di Muratara Terlantar

Padahal, anak-anak yang diasuhnya diantarkan oleh Dinas Sosial Pemkot Pematang Siantar, Pemkab Simalungun bahkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!