Minim Sokongan Anggaran, Atlet KBB Terancam Sulit Raih Prestasi
Selasa, 23 Agustus 2022 - 02:36 WIB
Ketua PBSI KBB, Ujang Rohman. Foto/MPI/Adi Haryanto
BANDUNG BARAT - Pengurus cabang olah raga (cabor) bulutangkis Kabupaten Bandung Barat (KBB) dibuat kerepotan dengan persiapan para atletnya yang akan diterjunkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jabar Tahun 2022.
Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) KBB, Ujang Rohman mengatakan, baru sekarang kontingen atlet butangkis asal KBB berhasil lolos babak kualifikasi Porprov. Sehingga tercatat akan ada sebanyak 14 atlet terdiri dari 6 putri dan 8 putra yang akan berlaga di Porprov yang akan digelar Novemver mendatang.
"Ini sejarah buat KBB karena berhasil meloloskan atlet bulutangkis ke Porprov. Namun kesuksesan itu harus dihadapkan pada kendala anggaran yang sangat minim," keluhnya, Senin (22/8/2022). Baca juga: Hasil Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022: Jonatan Christie Pulangkan Wakil Prancis
Dirinya memperkirakan, pihaknya butuh anggaran sekitar Rp320 juta untuk kontingen bulutangkis saat pelaksanaan Porprov selama seminggu. Itu di luar untuk latihan, makan, suplemen, vitamin, dll. Kebutuhan anggaran sudah diajukan, namun belum ada kejelasan apakah anggaran itu ada atau tidak.
Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) KBB, Ujang Rohman mengatakan, baru sekarang kontingen atlet butangkis asal KBB berhasil lolos babak kualifikasi Porprov. Sehingga tercatat akan ada sebanyak 14 atlet terdiri dari 6 putri dan 8 putra yang akan berlaga di Porprov yang akan digelar Novemver mendatang.
"Ini sejarah buat KBB karena berhasil meloloskan atlet bulutangkis ke Porprov. Namun kesuksesan itu harus dihadapkan pada kendala anggaran yang sangat minim," keluhnya, Senin (22/8/2022). Baca juga: Hasil Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022: Jonatan Christie Pulangkan Wakil Prancis
Dirinya memperkirakan, pihaknya butuh anggaran sekitar Rp320 juta untuk kontingen bulutangkis saat pelaksanaan Porprov selama seminggu. Itu di luar untuk latihan, makan, suplemen, vitamin, dll. Kebutuhan anggaran sudah diajukan, namun belum ada kejelasan apakah anggaran itu ada atau tidak.
Lihat Juga :