Jember Fashion Carnaval Diusulkan Masuk Kalender Wisata Internasional

Senin, 08 Agustus 2022 - 17:50 WIB
Khofifah mengakui, daya tarik JFC dalam menumbuhkan ekonomi masyarakat dan pelaku UMKM sangat besar. Selama kegiatan JFC berlangsung okupansi hotel mencapai 90 persen bahkan 100 persen. Selain itu, transportasi lokal, ojek online, penjual makanan dan minuman juga laris.

"Kesemuanya itu mendapatkan manfaat dari diselenggarakan JFC mulai dari sektor pariwisata, budaya, pelaku UMKM dan sektor ekonomi di Jember dapat terungkit karena kegiatan JFC. Event ini bukan sekadar brand event melainkan brand dari Jember sekaligus brand Indonesia sebagai trend setter fashion dan karnaval kelas dunia," tegasnya.

Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno juga menyatakan, sudah sepatutnya gelaran JFC masuk ke dalam kalender pariwisata Internasional. Pasalnya, JFC yang telah diselenggarakan selama 20 tahun, dan telah menjelma menjadi karisma even nusantara.

"PR nya adalah kita akan mengangkat JFC bukan hanya sebagai even nasional tapi masuk ke dalam Internasional Calendar of Event ," tuturnya.

Di sisi lain, Sandiaga Uno juga menyebut bahwa kemajuan sektor pariwisawa di Indonesia telah berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi bangsa di tahun 2022. Sektor pariwisata memiliki sisi entrepreneurship yang diyakini bisa terus dikembangkan. "Di JFC saya melihat potensi entrepreneurship. JFC telah menjadi ikon dimana Leadership bisa membawa even daerah, nasional dan internasional," terang Sandi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!