Gara-gara Motor, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polres Lombok Tengah
Senin, 29 Juni 2020 - 15:13 WIB
Pelapor bersama ibu kandungnya yang dilaporkan gara-gara motor di Mapolres Lombok Tengah. Foto/INEWSTv/Ema
LOMBOK TENGAH - Seorang anak melaporkan ibu kandungnya ke Mapolres Lombok Tengah. Namun karena dinilai tindakan anak tersebut durhaka terhadap ibu kandungnya sendiri.
Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono tegas menolak dan tidak mau menindaklanjuti laporan tersebut."Surat-surat motor tersebut masih lengkap di ibu pelapor," kata Kasatreskrim Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono. (BACA JUGA: Rhoma Irama Tetap Tampil di Pamijahan Bogor, Penonton Tak Indahkan Physical Distancing)
Saking kecewanya Kasatreskrim kepada pelapor, dia rela mengganti uang pembelian motor asal si anak (pelapor) meminta maaf kepada ibu yang dilaporkan. (BACA JUGA: 6 Spanduk Tolak PKI dan Komunisme Terpasang di Kantor DPRD Jabar )
Penolakan disampaikan Kasatreskrim dalam sebuah video berdurasi 5 menit 11 detik. Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono mengungkapkan, kekecewaannya kepada seorang pelapor yang dinilai tidak memiliki hati nurani.
Kejadian ini bermula saat seorang laki-laki mendatangi Mapolres Lombok Tengah dengan tujuan melaporkan tindak penggelapan sepeda motor. Yang dilaporkan oleh pelapor adalah ibu kandungnya.
Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono tegas menolak dan tidak mau menindaklanjuti laporan tersebut."Surat-surat motor tersebut masih lengkap di ibu pelapor," kata Kasatreskrim Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono. (BACA JUGA: Rhoma Irama Tetap Tampil di Pamijahan Bogor, Penonton Tak Indahkan Physical Distancing)
Saking kecewanya Kasatreskrim kepada pelapor, dia rela mengganti uang pembelian motor asal si anak (pelapor) meminta maaf kepada ibu yang dilaporkan. (BACA JUGA: 6 Spanduk Tolak PKI dan Komunisme Terpasang di Kantor DPRD Jabar )
Penolakan disampaikan Kasatreskrim dalam sebuah video berdurasi 5 menit 11 detik. Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono mengungkapkan, kekecewaannya kepada seorang pelapor yang dinilai tidak memiliki hati nurani.
Kejadian ini bermula saat seorang laki-laki mendatangi Mapolres Lombok Tengah dengan tujuan melaporkan tindak penggelapan sepeda motor. Yang dilaporkan oleh pelapor adalah ibu kandungnya.
Lihat Juga :