Ustaz Hilman Fauzi Apresiasi Program Satu Hafiz Satu Desa/Kelurahan Pemkab Gowa
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 06:23 WIB
Selain program Satu Hafiz Satu Desa dan Kelurahan, Ustaz Hilman Fauzi juga mengapresiasi Program Pencerahan Qalbu Jum'at Ibadah Pemkab Gowa. Ia berharap ke depan program ini terus berjalan siapapun yang memimpin di Kabupaten Gowa.
“Ini kegiatan yang sangat baik dan mulia karena dengan kegiatan Jum'at Ibadah kita bisa mengajak ASN khususnya di Kabupaten Gowa untuk lebih lembut hatinya, tenang perasaannya. Dengan pencerahan qalbu tentunya juga menyejukkan dan mendamaikan,” tandasnya.
Sementara itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mengatakan bahwa Pemkab Gowa menjadikan program keagamaan menjadi salah satu program prioritas. Pencerahan Qalbu Jum'at Ibadah dan Satu Hafiz Satu Desa dan Kelurahan bagian dari program keagamaan Pemkab Gowa.
Guna mendukung Satu Hafiz Satu Desa dan Kelurahan, Adnan mengatakan Pemkab Gowa sudah membangun Rumah Tahfiz Qur'an di Kecamatan Bajeng. Program ini bekerjasama dengan desa dan kelurahan, dimana setiap desa dan kelurahan mengirim warganya untuk dijadikan penghapal Alquran.
“Selain itu, kita juga bekerjasama dengan UIN Alauddin Makassar, sehingga program ini juga disebut dengan Mahasantri, karena mereka juga akan terdaftar sebagai mahasiswa UIN Alauddin Makassar,” ujar Adnan.
“Ini kegiatan yang sangat baik dan mulia karena dengan kegiatan Jum'at Ibadah kita bisa mengajak ASN khususnya di Kabupaten Gowa untuk lebih lembut hatinya, tenang perasaannya. Dengan pencerahan qalbu tentunya juga menyejukkan dan mendamaikan,” tandasnya.
Sementara itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mengatakan bahwa Pemkab Gowa menjadikan program keagamaan menjadi salah satu program prioritas. Pencerahan Qalbu Jum'at Ibadah dan Satu Hafiz Satu Desa dan Kelurahan bagian dari program keagamaan Pemkab Gowa.
Guna mendukung Satu Hafiz Satu Desa dan Kelurahan, Adnan mengatakan Pemkab Gowa sudah membangun Rumah Tahfiz Qur'an di Kecamatan Bajeng. Program ini bekerjasama dengan desa dan kelurahan, dimana setiap desa dan kelurahan mengirim warganya untuk dijadikan penghapal Alquran.
“Selain itu, kita juga bekerjasama dengan UIN Alauddin Makassar, sehingga program ini juga disebut dengan Mahasantri, karena mereka juga akan terdaftar sebagai mahasiswa UIN Alauddin Makassar,” ujar Adnan.
Lihat Juga :