Kronologi Prada Sandi Wiratama Saputra Tewas Tertembak Senjata SPR 3 di Kepala
Jum'at, 05 Agustus 2022 - 16:57 WIB
Baca: Ini Kronologi Meninggalnya Prada Chandra Gerson Kumaralo yang Dianiaya Pelatih
Saat senjata SPR 3 tersebut akan dimasukkan kembali kedalam pos oleh Pratu Satria, Pratu Leroy meminjam dari Pratu Satria dan mengajak Serda Supriadi untuk berfoto sambil memegang Senjata SPR 3 tersebut.
"Pukul 17.00 WIT, Prada Sandi Wiratama (almarhum) datang dan meminta Pratu Leroy untuk difoto menggunakan senjata SPR 3. Lalu senjata tersebut diberikan kepada Prada Sandi Wiratama (almarhum)," jelasnya.
Kemudian, Prada Sandi difoto oleh Pratu Leroy. Setelah itu, Pratu Leroy mengambil senjata SPR 3 dari Prada Sandi Wiratama (almarhum) dan meminta untuk di foto kembali.
"Pukul 17.11 WIT, Pratu Leroy difoto Prada Sandi Wiratama (almarhum) dari arah depan. Setelah itu, Pratu Leroy kembali memerintahkan Prada Sandi Wiratama (almarhum) untuk mengambil foto dari arah belakang," paparnya.
Baca: 598 Prajurit Lulusan Secata Rindam IV/Diponegoro Resmi Sandang Prada
Mengikuti perintah dari Pratu Leroy, Prada Sandi Wiratama (almarhum) kemudian menuju ke arah belakang dari Pratu Leroy, di mana posisi Senjata SPR 3 dipanggul oleh Pratu Leroy dengan laras menghadap kebelakang.
"Tetapi tiba-tiba senjata itu meletus dan mengenai bagian kepala belakang Prada Sandi Wiratama," sambungnya.
Saat mendengar letusan senjata tersebut, semua anggota yang berada di titik kuat langsung masuk kedudukan ke box steling, dan Serka Endro Dantim melaporkan kepada Danpos Lettu Inf Faisal Ramadan Karo-karo.
Saat senjata SPR 3 tersebut akan dimasukkan kembali kedalam pos oleh Pratu Satria, Pratu Leroy meminjam dari Pratu Satria dan mengajak Serda Supriadi untuk berfoto sambil memegang Senjata SPR 3 tersebut.
"Pukul 17.00 WIT, Prada Sandi Wiratama (almarhum) datang dan meminta Pratu Leroy untuk difoto menggunakan senjata SPR 3. Lalu senjata tersebut diberikan kepada Prada Sandi Wiratama (almarhum)," jelasnya.
Kemudian, Prada Sandi difoto oleh Pratu Leroy. Setelah itu, Pratu Leroy mengambil senjata SPR 3 dari Prada Sandi Wiratama (almarhum) dan meminta untuk di foto kembali.
"Pukul 17.11 WIT, Pratu Leroy difoto Prada Sandi Wiratama (almarhum) dari arah depan. Setelah itu, Pratu Leroy kembali memerintahkan Prada Sandi Wiratama (almarhum) untuk mengambil foto dari arah belakang," paparnya.
Baca: 598 Prajurit Lulusan Secata Rindam IV/Diponegoro Resmi Sandang Prada
Mengikuti perintah dari Pratu Leroy, Prada Sandi Wiratama (almarhum) kemudian menuju ke arah belakang dari Pratu Leroy, di mana posisi Senjata SPR 3 dipanggul oleh Pratu Leroy dengan laras menghadap kebelakang.
"Tetapi tiba-tiba senjata itu meletus dan mengenai bagian kepala belakang Prada Sandi Wiratama," sambungnya.
Saat mendengar letusan senjata tersebut, semua anggota yang berada di titik kuat langsung masuk kedudukan ke box steling, dan Serka Endro Dantim melaporkan kepada Danpos Lettu Inf Faisal Ramadan Karo-karo.
Lihat Juga :