4 Tradisi 1 Muharram di Indonesia, Nomor 3 Ada Kirab Kebo Bule

Sabtu, 30 Juli 2022 - 20:36 WIB
Bagian bawah mewakili burok yakni bentuk dari tubuh kuda bersayap, berekor dan berkepala manusia. Diyakini, burok sebagai perantara Sayyidina Hussein bin Ali untuk dibawa ke langit menghadap sang Maha Kuasa.

2. Tradisi Ritual Malam Gunung Lawu di Magetan

Setiap peringatan 1 Muharram pendaki Gunung Lawu di Magetan, Jawa Timur meningkat secara signifikan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya bekas bunga dan dupa di gunung setinggi 3.265 meter di atas permukaan laut (Mdpl) tersebut selepas malam 1 Muharram.



Foto/Dok.SINDOnews

Tradisi ini dilakukan warga dengan mendaki di Gunung Lawu. Setelah sampai di atas melakukan doa meminta keselamatan dan memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Baca juga: Gunung Lawu Diselimuti Misteri Moksanya Prabu Brawijaya V Raja Majapahit Terakhir

Saking banyaknya pendaki ke Gunung Lawu, terlebih pada malam 1 Muharram maka pada akhirnya didirikan pos pemantauan di pintu masuk jalur pendakian Cemoro Sewu oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan.

3. Kirab Kebo Bule di Solo

Setiap peringatan 1 Muharram di Solo pasti diadakan tradisi Kirab Muharram atau kirab Kebo Bule. Kebo (kerbau) bule dianggap oleh masyarakat setempat sebagai cucuk lampah kirab, keturunan dari kebo Kyai Slamet

Kebo bule juga disebut sebagai pusaka berharga pemberian bupati Ponorogo untuk Sri Susuhunan Pakubuwono II.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!