Buka Muswil ICMI di Lampung, BNPT Berkolaborasi Jaga NKRI dari Paham Radikal Terorisme
Jum'at, 29 Juli 2022 - 11:34 WIB
“Dalam membangun deteksi dini dan daya tangkal inilah keterlibatan seluruh komponen bangsa sangat dibutuhkan. Organisisasi seperti ICMI yang terdiri dari para cendikiawan, akademisi, dan tokoh pendidikan yang telah berkontribusi dalam kehidupan bangsa dan negara ini,” ujar mantan Komandan Pussenarhanud Kodiklatad ini.
Baca juga: Kepala BNPT Tegaskan Pancasila Ideologi yang Paripurna
Sementara itu,Ketua Umum ICMI Prof Arif Satria yang turut hadir dalam acara tersebut mengungkapkan bahwa ICMI akan menunjukkan komitmen dan keseriusannya dalam menjaga NKRI.
Khususnya dari paham radikalisme dan terorisme. Karena bagi ICMI, paham radikal terorisme ini merupakan dinamika global luar biasa yang tentunya sangat berbahaya bagi keutuhan dan persatuan bangsa Indonesia.
“ICMI punya komitmen besar untuk mengawal nkri, karena kita punya peran bagaimana mengawal kehdupan berbangsa dan bernegara yang sehat dan kita mengawal proses demokrasi yang menyejahterakan, bukan yang membuat polarisasi dan menghancurkan,” ujarnya.
Rektor IPB ini melanjutkan, hal ini tidak terlepas dari identitas ICMI sebagai organisasi yang memiliki identitas keislaman, keindonesiaan dan kecendekiaan.
Sehingga menjadi tugas wajib tersediri untuk turut bersama seluruh komponen bangsa untuk menjaga NKRI ini menjadi bangsa besar dan tangguh.
Baca juga: Kepala BNPT Tegaskan Pancasila Ideologi yang Paripurna
Sementara itu,Ketua Umum ICMI Prof Arif Satria yang turut hadir dalam acara tersebut mengungkapkan bahwa ICMI akan menunjukkan komitmen dan keseriusannya dalam menjaga NKRI.
Khususnya dari paham radikalisme dan terorisme. Karena bagi ICMI, paham radikal terorisme ini merupakan dinamika global luar biasa yang tentunya sangat berbahaya bagi keutuhan dan persatuan bangsa Indonesia.
“ICMI punya komitmen besar untuk mengawal nkri, karena kita punya peran bagaimana mengawal kehdupan berbangsa dan bernegara yang sehat dan kita mengawal proses demokrasi yang menyejahterakan, bukan yang membuat polarisasi dan menghancurkan,” ujarnya.
Rektor IPB ini melanjutkan, hal ini tidak terlepas dari identitas ICMI sebagai organisasi yang memiliki identitas keislaman, keindonesiaan dan kecendekiaan.
Sehingga menjadi tugas wajib tersediri untuk turut bersama seluruh komponen bangsa untuk menjaga NKRI ini menjadi bangsa besar dan tangguh.
Lihat Juga :