Pandemi Covid-19, Momentum untuk Membangun Brand Lokal
Minggu, 28 Juni 2020 - 15:45 WIB
Yuswohady memprediksi jasa asuransi akan banyak dipakai. Selain itu, ada juga produk perbankan yaitu, deposito atau tabungan akan banyak dimanfaatkan, karena masyarakat lebih mengutamakan saving daripada spending. Di saat yang sama, kepedulian antarsesama semakin terpupuk sampai memunculkan lagi nilai-nilai gotong royong. Kegiatan donasi dan penyaluran bantuan akan lebih sering dari biasanya.
"Jadi, perubahan perilaku konsumen itu wajib dilihat. Ini merupakan langkah pertama dan harus lebih dulu dilakukan sebelum masuk langkah selanjutnya,"ujar alumnus Teknik Mesin UGM ini.
Perlu diketahui bagi para pelaku usaha bahwa, konsumen saat ini cenderung mengutamakan aspek keamanan di bidang kesehatan. Misalnya ketika akan membeli makanan, konsumen biasanya akan memperhatikan komposisi, asal bahan makanan, hingga proses pembuatan makanan tersebut, untuk memastikan makanan yang mereka beli bersih dan aman dari virus.
"Selain itu, gunakan kreativitas untuk membuat produk yang ekonomis. Produk sehat dikonsumsi, harga terjangkau, tetapi tetap bisa untung. Sebab, konsumen saat ini sedang saving," tuturnya.
Pendiri Inventure ini menegaskan yang tak kalah penting adalah melakukan transformasi digital. Mulai dari media sosial, e-commerce, harus dimanfaatkan. Akan lebih bagus pelaku UMKM membuat website sendiri untuk memasarkan."Jangan lupa gunakan pendekatan empati kepada konsumen. Niatkan berjualan untuk membantu, tujuan memperoleh keuntungan dilakukan belakangan," ucapnya.
"Jadi, perubahan perilaku konsumen itu wajib dilihat. Ini merupakan langkah pertama dan harus lebih dulu dilakukan sebelum masuk langkah selanjutnya,"ujar alumnus Teknik Mesin UGM ini.
Perlu diketahui bagi para pelaku usaha bahwa, konsumen saat ini cenderung mengutamakan aspek keamanan di bidang kesehatan. Misalnya ketika akan membeli makanan, konsumen biasanya akan memperhatikan komposisi, asal bahan makanan, hingga proses pembuatan makanan tersebut, untuk memastikan makanan yang mereka beli bersih dan aman dari virus.
"Selain itu, gunakan kreativitas untuk membuat produk yang ekonomis. Produk sehat dikonsumsi, harga terjangkau, tetapi tetap bisa untung. Sebab, konsumen saat ini sedang saving," tuturnya.
Pendiri Inventure ini menegaskan yang tak kalah penting adalah melakukan transformasi digital. Mulai dari media sosial, e-commerce, harus dimanfaatkan. Akan lebih bagus pelaku UMKM membuat website sendiri untuk memasarkan."Jangan lupa gunakan pendekatan empati kepada konsumen. Niatkan berjualan untuk membantu, tujuan memperoleh keuntungan dilakukan belakangan," ucapnya.
(hab)
Lihat Juga :