Ganjar Galakkan Diversifikasi Pangan Kelompok PKK, Inflasi Diharap Turun Cepat
Selasa, 19 Juli 2022 - 13:16 WIB
Baca juga: Ganjar Sebut Jokowi Sukses Bangun Infrastruktur Berkelanjutan di Daerah
Selain menanam komoditas cabai dan bawang merah, Ganjar mengatakan pangan alternatif pengganti beras juga penting untuk dilakukan penanaman secara mandiri. Antara lain singkong, umbi-umbian dan sukun.
Untuk itu, PKK diharapkan bisa melakukan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang tinggal di kota besar. Sebab, Ganjar menilai konsumsi masyarakat di kota besar relatif tinggi.
Jika diversifikasi pangan bisa dilakukan dengan cepat, diharapkan tingkat inflasi di Jawa Tengah yang mencapai 4,97 persen bisa segera turun dan sektor perekonomian pun bisa kembali stabil.
"Jadi mau singkong, umbi-umbian, sukun gitu, butuh pembiasaan agar kita punya stok pangan alternatif yang banyak dan berkembang. PKK sangat bisa mengedukasi itu," ucap Ganjar.
Selain menanam komoditas cabai dan bawang merah, Ganjar mengatakan pangan alternatif pengganti beras juga penting untuk dilakukan penanaman secara mandiri. Antara lain singkong, umbi-umbian dan sukun.
Untuk itu, PKK diharapkan bisa melakukan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang tinggal di kota besar. Sebab, Ganjar menilai konsumsi masyarakat di kota besar relatif tinggi.
Jika diversifikasi pangan bisa dilakukan dengan cepat, diharapkan tingkat inflasi di Jawa Tengah yang mencapai 4,97 persen bisa segera turun dan sektor perekonomian pun bisa kembali stabil.
"Jadi mau singkong, umbi-umbian, sukun gitu, butuh pembiasaan agar kita punya stok pangan alternatif yang banyak dan berkembang. PKK sangat bisa mengedukasi itu," ucap Ganjar.
Lihat Juga :