Harga Elpiji 12 Kg di Maros Naik, Kini Tembus Rp223 Ribu

Rabu, 13 Juli 2022 - 15:34 WIB
"Kenaikan yang terjadi baru hari ini. Dari harga sebelumnya hanya Rp198 ribu sekarang menjadi Rp223 ribu. Ini sangat memberatkan karena kenaikan dari agen saja Rp25 ribu, bagaimana kalau yang di toko biasa," ungkapnya.

Informasi kenaikan ini kata dia, diperoleh dari agen tempatnya membeli elpiji non subsidi. Kenaikan harga elpiji untuk tabung 12 kg ini, pertama kali terjadi di bulan Februari 2022 dari harga Rp180 ribu ke harga Rp195 ribu. Kemudian bulan April naik lagi jadi Rp198 ribu.

"Sekarang paling kencang naiknya karena sudah Rp223 ribu. Tapi itu baru harga agen, belum di toko. Pasti lebih tinggi lagi," jelasnya.

Hal ini diakui sangat memberatkan, sebab dalam seharinya dia menggunakan tabung 12 kg non subsidi sebanyak 10 buah. Olehnya itu dia berharap agar pemerintah bisa memberi keringanan dengan menunda kenaikan gas non subsidi ini.

Baca juga: Beli LPG 3 Kg Kini Wajib Pakai Aplikasi MyPertamina

"Ya harapan kita ditunda dulu. Karena sekarang sejumlah bahan pokok sebagai bahan baku rumah makan kami juga sudah naik. Makanya kalau naik harga tabung juga kita terbebani," akunya.

Dia juga mengatakan sangat tak memungkinkan menaikkan harga makanan jualannya. Sebab akan berpengaruh terhadap pengunjungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!