Kisah Perbedaan Sikap terhadap Majapahit yang Nyaris Membuat Perpecahan Walisongo

Senin, 11 Juli 2022 - 10:43 WIB
Itulah sebabnya maka Sunan Giri dan Sunan Ampel dituduh sebagai kaum feodal oleh aliran Tuban. Lepas dari itu semua, nyatanya Sunan Ampel dan Sunan Giri berhasil menjalankan siasatnya, yaitu bahwa orang-orang kerajaan dan orang-orang istana termasuk para pembesar-pembesar kerajaan, serta keluarga-keluarga istana telah banyak yang memeluk agama islam. Bahkan konon Raja Brawijaya V dikisahkan dengan sembunyi - sembunyi telah memeluk agama Islam.

Hingga suatu ketika Sunan Ampel wafat pada tahun 1478. Sosok Sunan Ampel sendiri merupakan ketua para Walisongo dan sebagai penasehat Pangeran Bintoro Demak atau penasehat bagian politik Demak.

Wafatnya Sunan Ampel membuat dari segi - segi politik tertentu Sunan Kalijaga-lah yang dijadikan penasehat politik. Tentu selain Sunan Giri sebagai sesepuh yang selalu dimintai pertimbangannya.

Suatu ketika para Walisongo mengadakan pertemuan rutin, kebetulan sekali ada acara untuk mengganti kedudukan Sunan Ampel sebagai Ketua Para Walisongo, yang baru wafat. Di dalam permusyawaratan itu para wali juga membicarakan pula masalah Majapahit dan taktik Demak.

Namun sebelum Sunan Giri datang ke Demak, para wali yang mendukung aliran Tuban telah bermusyawarah terlebih dahulu untuk menentukan sikap, sebagai persiapan untuk menghadapi Sunan Giri nanti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!