Hidayah Idul Adha, Warga Binaan Lapas Semarang Jadi Mualaf

Sabtu, 09 Juli 2022 - 09:00 WIB
Pria berusia 27 tahun ini dibantu berwudhu dan selanjutnya mengucapkan syahadat meski dengan sedikit terbata-bata dengan disaksikan oleh petugas dan puluhan narapidana lainnya.Diketahui, Yosia yang tercatat sebagai warga Pedurungan Semarang, terjerat kasus Undang-Undang Kesehatan dan masih menunggu putusan dari Pengadilan Negeri Semarang.

Yosia juga mengubah namanya menjadi Muhammad Anton Saputra sesuai keputusan dan saran dari narapidana serta saksi yang hadir.

Kalapas Semarang, Tri Saptono Sambudji mengaku terharu mendengar kabar ada narapidana ingin memeluk Islam. "Kami hanya memfasilitasi berdasarkan informasi yang kami terima tentang kemauan seorang narapidana yang ingin menjadi mualaf. Dengan harapan mualafnya narapidana tersebut harus benar dari hati dan tidak dijadikan azas manfaat dan bukan suatu modus,” harapnya.

Dia berharap, setelah memeluk Islam diharapkan mendalami tata cara salat, maupun tata cara membaca Al Quran serta mendalami ilmu agama Islam di bidang lain. "Semoga para mualaf ini bisa menjadi muslim yang taat dan tetap istiqomah," pungkasnya
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!