Jelang Idul Adha Harga Bawang, Cabai, dan Tomat di Sulut Turun

Jum'at, 08 Juli 2022 - 14:56 WIB
Hal itu kata dia dilakukan sebagai pertimbangan apabila diperlukan respons lebih lanjut dari TPID, untuk melakukan intervensi distribusi dan pasokan kebutuhan pokok dari luar daerah.

Lebih lanjut kata Arbonas, sebagai komoditas yang masuk dalam kategori volatile food (pangan bergejolak), pergerakan harga bawang merah, cabai dan tomat memang terjadi secara natural, baik karena faktor musiman, meningkatnya permintaan menjelang HBKN, permasalahan yang tidak terduga (bencana) dan permasalahan lain yang terjadi pada masing-masing daerah.

Baca juga: Mencekam! Detik-detik Penangkapan Anak Kiai Buron Dugaan Pencabulan: 1 Polisi Terluka, 8 Truk Massa Diamankan

Kenaikan harga bawang merah, cabai rawit, dan tomat di Sulut juga terjadi didorong oleh peningkatan harga di sentra pemasok serta tingginya harga di daerah sekitar Sulut, sehingga pasokan cenderung mengalir ke luar daerah.

Hal tersebut tidak lepas dari kondisi cuaca yang kurang kondusif sehingga berpengaruh terhadap tidak optimalnya produksi bawang merah, cabai, dan tomat. "Di samping itu, petani juga mengeluhkan adanya kenaikan harga pupuk yang dalam jangka panjang, tren proteksionisme dan restriksi ekspor pupuk dari Tiongkok, Rusia, dan Ukraina juga akan berdampak terhadap produksi," pungkasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!