Kisah Jauharoh Said, Wanita yang Ratusan Kali ke Tanah Suci
Selasa, 28 Juni 2022 - 12:37 WIB
Jauharoh Said, jemaah dari kloter 33 asal Mojokerto.Foto/ist
SURABAYA - Menunaikan ibadah haji adalah dambaan semua muslim di dunia. Banyak cara untuk mewujudkannya. Bahkan ada juga yang menabung sedikit demi sedikit selama puluhan tahun sampai membayar ratusan juta rupiah untuk bisa segera berangkat ke tanah suci.
Namun, ada juga orang-orang yang berkesempatan pergi ke tanah suci berpuluh kali atau malah ratusan kali. Salah satu diantaranya adalah Hj. Jauharoh Said. Seorang jemaah haji dari kelompok terbang (kloter) 33 asal Mojokerto. "Alhamdulillah hingga saat ini saya sudah berhaji sebanyak 20 kali dan berumroh ratusan kali," tuturnya, Selasa (28/6/2022).
Baca juga: Sudah Menabung 20 Tahun, Muhtar Ikhlaskan Istri Ibadah Haji Sendirian
Kesempatan berhaji berkali-kali ini karena Jauharoh menjadi pembimbing ibadah di Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yang ia miliki. Ia menuturkan meskipun sudah berkali-kali ke Makkah, namun dalam setiap keberangkatannya selalu saja ada ujian. "Kalau istilah Jawanya, gak pinter-pinter. Selalu saja ada masalah. Namanya saja mengharap surganya Gusti Alloh. Pasti tidak mudah," tutur wanita yang pernah mengajar di sebuah SMP Negeri ini.
Sebagai pembimbing di KBIH, Jauharoh punya tanggung jawab membimbing semua jemaah baik laki-laki maupun perempuan. "Meskipun saya wanita, tapi saya membimbing semua jemaah saya tanpa membeda-bedakan," ujarnya
Menurutnya keberadaan pembimbing wanita sangat bermanfaat bagi jemaah haji wanita. "Mungkin di sana nanti ada jemaah yang datang bulan, menjaga mahram, kita membimbing adab kesucian mereka," terangnya.
Namun, ada juga orang-orang yang berkesempatan pergi ke tanah suci berpuluh kali atau malah ratusan kali. Salah satu diantaranya adalah Hj. Jauharoh Said. Seorang jemaah haji dari kelompok terbang (kloter) 33 asal Mojokerto. "Alhamdulillah hingga saat ini saya sudah berhaji sebanyak 20 kali dan berumroh ratusan kali," tuturnya, Selasa (28/6/2022).
Baca juga: Sudah Menabung 20 Tahun, Muhtar Ikhlaskan Istri Ibadah Haji Sendirian
Kesempatan berhaji berkali-kali ini karena Jauharoh menjadi pembimbing ibadah di Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yang ia miliki. Ia menuturkan meskipun sudah berkali-kali ke Makkah, namun dalam setiap keberangkatannya selalu saja ada ujian. "Kalau istilah Jawanya, gak pinter-pinter. Selalu saja ada masalah. Namanya saja mengharap surganya Gusti Alloh. Pasti tidak mudah," tutur wanita yang pernah mengajar di sebuah SMP Negeri ini.
Sebagai pembimbing di KBIH, Jauharoh punya tanggung jawab membimbing semua jemaah baik laki-laki maupun perempuan. "Meskipun saya wanita, tapi saya membimbing semua jemaah saya tanpa membeda-bedakan," ujarnya
Menurutnya keberadaan pembimbing wanita sangat bermanfaat bagi jemaah haji wanita. "Mungkin di sana nanti ada jemaah yang datang bulan, menjaga mahram, kita membimbing adab kesucian mereka," terangnya.
Lihat Juga :