Menyusul di Jakarta, Holywings Manado juga Digeruduk Anggota Ormas Adat LMI
Sabtu, 25 Juni 2022 - 21:58 WIB
Holywings yang ada di Kawasan Megamas Manado digeruduk anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) Adat Laskar Manguni Indonesia (LMI). Foto/MPI/Subhan Sabu
MANADO - Promosi miras pakai simbol agama, yang bereda luas di media sosial, berbuntut panjang. Anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) Adat Laskar Manguni Indonesia (LMI), menggeruduk Holywings Manado, untuk menuntut permintaan maaf.
Baca juga: Masjid Jogokariyan Jogja Cari Pemilik Nama Muhammad dan Maryam untuk Salat Subuh Berjamaah
Holywings Manado yang ada di kawasan Megamas, terlihat dijaga ketat oleh aparat kepolisian saat ratusan massa Ormas Adat LMI menggeruduk tempat hiburan malam itu. Ketua Umum LMI, Tonaas Wangko Hanny Pantouw melakukan orasi untuk menyampaikan beberapa tuntutannya.
"Seluruh manajemen baik pusat maupun di Manado, harus meminta maaf secara terbuka, karena telah menghina umat Islam dan umat Kristiani. Harus minta maaf ke seluruh Indonesia, dan seluruh dunia," ujar Hanny Pantouw, Sabtu (25/6/2022).
Baca juga: Sampai Hati Bunuh dan Buka Celana Ibu Kandung, Jamal Mirdat: Saya Kesal Sering Dimarahi
Lebih lanjut Hanny Pantouw menegaskan, yang membuat promosi tersebut bukanlah orang kampungan yang tidak mengerti hukum, dan mereka tahu kalau kedua nama itu adalah nama yang sakral sehingga menjadi viral.
"Kreatif kalian ini sudah kelewatan, masa tidak tahu bahwa dua nama ini sakral. Dan itulah kenapa Laskar Manguni datang di tempat ini, untuk memberikan peringatan kepada manajemen Holywings," kata Hanny Pantouw.
Baca juga: Masjid Jogokariyan Jogja Cari Pemilik Nama Muhammad dan Maryam untuk Salat Subuh Berjamaah
Holywings Manado yang ada di kawasan Megamas, terlihat dijaga ketat oleh aparat kepolisian saat ratusan massa Ormas Adat LMI menggeruduk tempat hiburan malam itu. Ketua Umum LMI, Tonaas Wangko Hanny Pantouw melakukan orasi untuk menyampaikan beberapa tuntutannya.
"Seluruh manajemen baik pusat maupun di Manado, harus meminta maaf secara terbuka, karena telah menghina umat Islam dan umat Kristiani. Harus minta maaf ke seluruh Indonesia, dan seluruh dunia," ujar Hanny Pantouw, Sabtu (25/6/2022).
Baca juga: Sampai Hati Bunuh dan Buka Celana Ibu Kandung, Jamal Mirdat: Saya Kesal Sering Dimarahi
Lebih lanjut Hanny Pantouw menegaskan, yang membuat promosi tersebut bukanlah orang kampungan yang tidak mengerti hukum, dan mereka tahu kalau kedua nama itu adalah nama yang sakral sehingga menjadi viral.
"Kreatif kalian ini sudah kelewatan, masa tidak tahu bahwa dua nama ini sakral. Dan itulah kenapa Laskar Manguni datang di tempat ini, untuk memberikan peringatan kepada manajemen Holywings," kata Hanny Pantouw.