Diculik dan Dianiaya, Siswa SMP di Gunungkidul Dipaksa Mengaku Curi Tabung Gas

Senin, 20 Juni 2022 - 22:52 WIB
"Dia dipaksa mengaku menjadi pelaku pencurian tabung gas pada tanggal 14 Juni 2022 lalu,” kata orangtua Ytl, Rji

Dia menyebutkan, pada Minggu malam, pelajar kelas 7 SMP tersebut dijemput oleh temannya saat berada di masjid Nurul Huda. “Temannya beralasan butuh ditemani untuk membeli bensin. Korban dijemput sekitar pukul 23.00 WIB,” tuturnya.

Saat itu, Ytl mengaku bingung karena dia justru dibawa ke sebuah rumah. Di rumah tersebut sudah menunggu sejumlah warga setempat. Mereka kemudian diminta masuk ke dalam ruang depan rumah tersebut.

Baca juga: Sadis! 2 Siswa SMP di Pasuruan Diculik dan Dianiaya Seniornya hingga Babak Belur

Di lokasi itu, Ytl Kemudian mendapat sejumlah pukulan hingga bibir dan hidungnya mengeluarkan darah. Dia dipaksa untuk mengakui jika dirinya mencuri tabung elpiji 3 kg. Bahkan Ytl juga diminta untuk memukul pipi rekannya.

Mirisnya, aksi penganiayaan tersebut sengaja direkam dan kini rekaman tersebut beredar di masyarakat. Karena di bawah tekanan, bocah ini akhirnya terpaksa mengaku. "Karena dipukuli oleh sejumlah orang. Padahal ada orang lain yang telah mengaku melakukan aksi pencurian,” beber Rj.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!