Menilik Sejarah Stasiun Gambir
Rabu, 08 Juni 2022 - 19:48 WIB
Gagasan pembangunan ini dicetuskan oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda, J,J Rochussen pada tahun 1846. Jalur kereta api ini mulai dari Jakarta menuju Bogor.
Pada kurun waktu 1925-1930 di Weltevreden dilakukan elektrifikasi. Rencana ini mulai dicetuskan pada tahun 1915 dan mulai dikerjakan tahun 1921. Pada 1937, nama stasiun Weltevreden diganti menjadi Stasiun Batavia Koningsplein.
Stasiun Batavia Koningsplein mulai melayani perjalanan ke Surabaya dan sebaliknya. Pada masa itu stasiun ini menjadi stasiun tersibuk di Hindia Belanda. Masyarakat juga mulai menyebut stasiun ini dengan Stasiun Gambir.
Baca juga : PT KAI Percepat Pengembalian Uang Pembatalan Tiket
Terkait penamaan Gambir diduga sekitar 1922. Karena pada saat itu masyarakat menyebut lapangan Koningsplein dengan lapangan Gambir, karena di terdapat pohon gambir di lapangan itu.
Pada kurun waktu 1925-1930 di Weltevreden dilakukan elektrifikasi. Rencana ini mulai dicetuskan pada tahun 1915 dan mulai dikerjakan tahun 1921. Pada 1937, nama stasiun Weltevreden diganti menjadi Stasiun Batavia Koningsplein.
Stasiun Batavia Koningsplein mulai melayani perjalanan ke Surabaya dan sebaliknya. Pada masa itu stasiun ini menjadi stasiun tersibuk di Hindia Belanda. Masyarakat juga mulai menyebut stasiun ini dengan Stasiun Gambir.
Baca juga : PT KAI Percepat Pengembalian Uang Pembatalan Tiket
Terkait penamaan Gambir diduga sekitar 1922. Karena pada saat itu masyarakat menyebut lapangan Koningsplein dengan lapangan Gambir, karena di terdapat pohon gambir di lapangan itu.
Lihat Juga :