Mahasiswa PPDS FK Unair Ciptakan Inovasi Manekin Pembelajaran Bedah Obgin
Selasa, 31 Mei 2022 - 18:31 WIB
Ada tiga manekin yang dibuat tiga mahasiswa itu. Yakni robekan jalan lahir derajat 3 dan 4, manekin operasi bedah sesar dan manekin operasi angkat rahim. Proses pembuatannya hampir memakan waktu selama setahun.
Dekan FK Unair, Prof Dr dr Budi Santoso, SpOG (K) mengatakan tiga manekin ini tercipta karena kondisi pandemi Covid-19 yang membuat adanya jarak antara dokter dan pasien. Padahal, mahasiswa PPDS, 100 persen pembelajarannya langsung praktik pada pasien.
"Karena kondisi yang tidak memungkinkan, akhirnya terciptalah manekin ini sehingga pembelajaran bedah dilakukan pada manekin," ujar Prof Bus, panggilan akrab Prof Budi Santoso.
Selama ini, mahasiswa PPDS sebelum terjun langsung ke pasien, melihat video untuk pembelajaran bedah obgin. Video itu jelas memiliki kekurangan karena masih dalam bentu 2D. Sehingga mahasiswa hanya membayangkan bisa menangani pasien dengan tiga kondisi yakni sesar, angkat rahim dan robekan jalan lahir.
"Untuk sementara tiga kondisi itu yang dibuat manekin. Ke depan bisa ditambah yang lainnya," kata Prof Bus.
Salah satu dosen pembimbing, dr Brahmana mengatakan menekin atau boneka coba ini sangatlah bermanfaat bagi mahasiswa. Mahasiswa bisa mempraktikkan langsung seperti layaknya pada manusia.
Dekan FK Unair, Prof Dr dr Budi Santoso, SpOG (K) mengatakan tiga manekin ini tercipta karena kondisi pandemi Covid-19 yang membuat adanya jarak antara dokter dan pasien. Padahal, mahasiswa PPDS, 100 persen pembelajarannya langsung praktik pada pasien.
"Karena kondisi yang tidak memungkinkan, akhirnya terciptalah manekin ini sehingga pembelajaran bedah dilakukan pada manekin," ujar Prof Bus, panggilan akrab Prof Budi Santoso.
Selama ini, mahasiswa PPDS sebelum terjun langsung ke pasien, melihat video untuk pembelajaran bedah obgin. Video itu jelas memiliki kekurangan karena masih dalam bentu 2D. Sehingga mahasiswa hanya membayangkan bisa menangani pasien dengan tiga kondisi yakni sesar, angkat rahim dan robekan jalan lahir.
"Untuk sementara tiga kondisi itu yang dibuat manekin. Ke depan bisa ditambah yang lainnya," kata Prof Bus.
Salah satu dosen pembimbing, dr Brahmana mengatakan menekin atau boneka coba ini sangatlah bermanfaat bagi mahasiswa. Mahasiswa bisa mempraktikkan langsung seperti layaknya pada manusia.
Lihat Juga :